Kesbangpol Kulonprogo Perkuat Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Ilustrasi pengangguran/Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kulonprogo menggiatkan pelatihan kerja untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya. Pasalnya, kebutuhan pasar kerja terkadang tidak sesuai dengan ketersediaan tenaga kerja baik dari kualifikasi hingga kompetensinya. Kondis tersebut memantik harus adanya pelatihan kerja terhadap pencari kerja (pencaker) ataupun angkatan kerja di Kulonprogo.
BACA JUGA: Sleman Siapkan 8 Paket Pembangunan
Kepala Disnaker Kulonprogo, Bambang Sutrisna mengatakan, pelatihan kerja meliputi seluruh lapisan. Termasuk untuk warga miskin yang tahun ini akan dilangsungkan di Purwosari dan Kebonharjo.
"Jadi penduduk desa yang termasuk kemiskinan ekstrem dua kalurahan itu akan dilakukan pelatihan setempat sesuai potensi dan kebutuhan pasar kerja utamanya menjadi wiraswasta," ucapnya, Rabu (6/8/2025).
Bambang mengaku, instansinya akan bekerja sama juga denga Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPSK) yang jumlahnya di Kulonprogo cukup banyak. Nantinya hibah akan diberikan untuk memberikan pelatihan bagi yang siap kerja. Outputnya baik untuk kerja di perusahaan ataupun kerja secara mandiri.
"Kami juga kerja sama dengan 13 perusahaan di DIY termasuk di Kulonprogo untuk melakukan pelatihan internal termasuk pemagangan langsung direkrut jadi tenaga kerja," imbuhnya.
Selain itu, pelatihan kerja juga termasuk bagi para pencaker disabilitas. Bambang merencanakan dalam waktu dekat pelatihan untuk pencaker disabilitas akan dilakukan sesuai dengan potensi dan kebutuhan pasar kerja.
Setidaknya ada dua paket pelatihan kerja di tahun ini untuk disabilitas yang berkoordinasi juga dengan SIGAB.
"Kami harus ada afirmasi action untuk pekerja disabilitas," tegasnya. Bambang menuturkan, akan ada juga bimbingan jabatan yang masuk ke sekolah-sekolah untuk pengenalan pekerjaan sehingga tidak gagap saat pertama bekerja ataupun proses mencari pekerjaan.
Bimbingan dilakukan oleh pengantar kerja akan masuk sekolah untuk calon lulusan SMA sederajat mengenal dunia kerja sehingga bisa mempersiapkan diri dengan baik.
Bambang menekankan, calon pekerja harus mempersiapkan diri dalam aspek mental, pengetahuan dan perilakunya. "Akan ada bursa kerja online untuk memperluas jangkauan kerja hingga ke SMK-SMK berupa job fair mini agar menjaring alumni langsung. Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat kekurangan atau kesulitan mencari pekerjaan," tegasnya.
Menurutnya, suara di masyarakat terkait angka pengangguran cukup tinggi sehingga Disnaker Kulonprogo menuntaskan pengangguran yang masih tersisa. Penanganan pengangguran akan dibereskan hingga tingkat kalurahan dengan mekanisme by name by address.
Sebagai informasi, dari data terakhir Disnaker Kulonprogo angka pengangguran di bumi Binangun diperkirakan mencapai 5 ribuan. Sebelumnya, Bambang mengklaim, adanya pengangguran di Kulonprogo bukan serta merta minimnya lapangan pekerjaan. Melainkan terkadang pekerja di Kulonprogo tidak sesuai kualifikasi atau tidak kuat mental saat bekerja.
"Persoalan mental bekerja sama terkadang ada pekerja yang tidak sesuai kualifikasi seperti tinggi badan misalnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Produktivitas petani kakao dinilai menjadi kunci daya saing industri kakao Indonesia. Cargill menekankan pentingnya pelatihan, sertifikasi, dan keberlanjutan.
Pemerintah Yaman mengecam serangan Houthi di Laut Merah dan menegaskan wilayahnya tidak akan digunakan untuk mengancam keamanan maritim internasional.
OpenAI dilaporkan menyelidiki insiden agen AI yang diduga menyerang sistem Hugging Face. Simak kronologi dan respons para pihak.
PSS Sleman menyampaikan duka atas wafatnya Markus Fajar Listyantara dan mengenang dedikasi serta pesan terakhirnya tentang sportivitas dan persaudaraan.