Sultan Jogja Beri Pesan untuk Veda dan Mario Aji Jelang GP Mandalika
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah Kabupaten Bantul bersama panitia pelaksana (panpel) PSIM Jogja telah melakukan pengecekan Stadion Sultan Agung (SSA) jelang laga Liga 1 antara PSIM dan Arema FC, Sabtu (16/8/2025). Hasilnya, kapasitas stadion direkomendasikan hanya untuk 8.800 penonton dari total kapasitas 17.800 kursi.
BACA JUGA: Dalberto Kirim Sinyal Untuk PSIM Jogja
Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan, pembatasan kapasitas dilakukan setelah mempelajari hasil reassessment yang dilakukan Polri dan Panpel PSIM yang menunjukkan tingkat kelayakan stadion hanya 73,6 persen.
“SSA sudah berusia hampir 16 tahun tanpa pemeriksaan struktur signifikan. Dari usia bangunan yang direncanakan 50 tahun, ini sudah sepertiga umur layaknya. Maka, dari 17.800 kapasitas, kami hanya berani merekomendasikan 8.000,” kata Jimmy, Kamis (14/8/2025).
Menurut Jimmy, renovasi SSA saat ini memang belum menjadi prioritas Pemkab Bantul lantaran hanya segelintir klub yang menyewa. Bisa jadi ke depan jika stadion itu banyak digunakan klub Liga 1, Pemkab bakal menganggarkan perbaikan sarana dan prasarana yang masih belum layak.
Ia juga menegaskan isu biaya perbaikan mencapai Rp1 miliar yang sempat beredar bukan berasal dari Pemkab Bantul. “Belum menjadi prioritas anggaran. Tapi jika nantinya SSA jadi langganan laga nasional, perlu pemeriksaan total untuk perbaikan,” ujarnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul, Hermawan Setiaji menyatakan, pembatasan kapasitas SSA ini untuk meminimalisasi risiko keselamatan. Meski rekomendasi teknis dari DPUPKP 8.800 penonton, saat ini izin keramaian Polri masih mengacu angka 10.000 penonton.
“Prinsipnya kami mendukung PSIM menggunakan SSA, tapi jumlah penonton akan terus dievaluasi. Ke depan bisa bertambah atau berkurang sesuai hasil penilaian teknis,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Seorang konsultan pajak resmi mendaftar sebagai bakal calon lurah Srimartani dan membawa visi pengembangan potensi pariwisata serta ekonomi kalurahan.
Bulog dan TNI menggelar Gerakan Pangan Murah di Banyumas dan Cilacap untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan.
Purbaya memastikan utang Whoosh diselesaikan tanpa membebani APBN. Pemerintah menyiapkan skema khusus di luar anggaran negara untuk KCIC.