Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Arca yang ditemukan warga Seyegan./ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Klangkapan, Margoluwih, Seyegan, Sleman menemukan sebuah arca terkubur di dekat sungai. Arca tersebut ditemukan oleh beberapa anak-anak yang sedang memancing di sungai tersebut.
Dukuh Klangkapan 2, Budi Arifin, menjelaskan arca tersebut ditemukan oleh anak-anak yang mancing pada Minggu (7/9/2025) sore, di sungai Krusuk. “Arca itu ditemukan di bibir sungai. Saya langsung melaporkan kemarin ke kalurahan,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
BACA JUGA: Anggaran Pendidikan Sampai Tunjangan Anggota DPR Picu Demo di Bundaran UGM
Arca tersebut dalam posisi terkubur dan hanya kelihatan kepalanya saja. Budi yang berada tak jauh dari lokasi mendapat laporan dari anak-anak kalau mereka menemukan arca. “Saya manggil bapak-bapak dekat kolam untuk membantu mengangkat dan dibersihkan,” katanya.
Arca tersebut berukuran setinggi 90 cm dan lebar 42 cm. Arca itu dalam kondisi utuh dan sedikit rusak di bagian tangan kanan. Setelah melapor ke kalurahan, kemudian ditindaklanjuti dari Dinas Kebudayaan yang kemudian mengevakuasi arca tersebut, disaksikan oleh Polsek dan Koramil setempat.
Dalam penemuan tersebut hanya ada satu arca. Meski demikian di daerah tersebut bukan pertama kalinya ditemukan arca. “Dulu pernah ketemu sekali tiga arca. Bahkan lebih besar, tingginya bahkan 120-an cm ada,” ungkapnya.
Dari petugas Dinas Kebudayaan dikonfirmasi arca tersebut berjenis arca agastia. Diperkirakan dari zaman Mataram Kuno. “Tapi katanya mau dikaji ulang, karena ini temuan lepas, enggak ada struktur candi misalnya batu-batu candi atau pondasi itu belum,” ujarnya.
Kepala Balai Pelestari Kebudayaan (BPK) Wilayah X, Manggar Sari Ayuati, menuturkan timnya sudah diturunkan untuk mengkaji temuan ini. “Arca sudah diamankan di kantor Bogem, untuk selanjutnya akan dianalisis oleh tim untuk ditentukan cagar budaya atau bukan,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202