Siswa Mundur dari Sekolah Rakyat, DPRD Kulonprogo Dorong Pendampingan
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi Sekolah Rakyat setelah sejumlah siswa mundur. Pendampingan psikolog dinilai penting untuk mendukung adaptasi anak.
Early Warning System di Karangwuni Kulonprogo yang sempat berbunyi sendiri. /Harian Jogja-Khairul Maarif.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sirene early warning system (EWS) Karangwuni, Wates Kulonprogo yang bunyi mendadak sampai sekarang belum diketahui secara pasti alias masih misterius.
Vendor yang menyediakan EWS tersebut belum mengecek sehingga sampai sekarang penyebab pastinya error sehingga bunyi mendadak masih menjadi tanda tanya besar. Warga Karangwuni malah mengaitkan bunyi sirene EWS tsunami yang dianggap error itu dengan hal gaib.
Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kulonprogo, Sunardi menjelaskan vendor penyedia EWS tersebut masih berada di luar kota sehingga belum mengecek di Karangwuni. Dia membenarkan bunyi mendadak EWS tsunami Karangwuni tanpa ada seorang pun yang mengaktifkannya kemudian dikaitkan dengan hal-hal mistis oleh warga setempat.
"Masyarakat beranggapan di balai desa ada penampakan makhluk halus jadi EWS itu dibunyikan oleh wujud gaib," katanya kepada wartawan, Minggu (14/9/2025).
BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Bus di Lereng Gunung Bromo Tewaskan 8 Orang
Beberapa warga Karangwuni meyakini EWS tersebut dibunyikan oleh sosok gaib. Apalagi penjaga Balai Desa Karangwuni sering melihat penampakan makhluk halus kala berjaga malam hari. Menurutnya itu menjadi faktor X bunyi sirene EWS yang tidak logis.
"Ketika bunyi mendadak tidak ada yang mematikan. Ketika saya memasuki gerbang Balai Desa itu sirene EWS mati sendiri ditungguin satu setengah jam tidak bunyi lagi," ucap Sunardi yang juga Ketua FPRB Karangwuni.
Menurutnya meski pun kondisinya aktif, EWS tsunami tersebut perlu ada yang menekan tombolnya agar bisa berbunyi sirenenya. Disaat yang bersamaan pengecekan terhadap alat-alat EWS tsunami tersebut pasca bunyi mendadak tidak ada yang mengotak-atik dan panel boksnya dalam kondisi tertutup rapat.
Sunardi menegaskan secara fisik EWS tersebut saat dicek tidak ada yang rusak atau berubah bentuk. "Sehingga berkembang di masyarakat EWS tersebut dibunyikan oleh faktor gaib," ucapnya.
Lurah Karangwuni, Anwar Musadad tidak membantah hal tersebut. Menurutnya sejumlah warganya memang mengaitkan bunyi tanpa sebab EWS tersebut dengan hal-hal gaib atau mistis. Dia mengatakan dikaitkan dengan hal gaib lantaran saat rampung pembangunan EWS tsunami itu tidak ada adat selamatan atau kenduri yang sering dilakukan masyarakat. "Iya dari masyarakat begitu, yang membunyikan sirene demit atau faktor gaib," ungkapnya.
BACA JUGA: Hasil PSIM vs Borneo: Skor 1-3, Laskar Mataram Telan Kekalahan Perdana
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi dan Konstruksi BPBD Kulonprogo, Muh Juaini mengungkapkan semenjak bunyi mendadak, diputuskan EWS tsunami Kulonprogo untuk dinonaktifkan terlebih dahulu. Menurutnya pasca kejadian hingga sekarang EWS tersebut dimatikan sampai nanti sudah dilakukan pengecekan oleh vendor penyedia alat tersebut.
Jika diaktifkan dikhawatirkan menimbulkan kegaduhan lagi lantaran bunyi mendadak tanpa sebab. "Ditambah khawatir juga kalau bunyi lagi bikin masyarakat tidak respect terhadap bunyi-bunyian sirene," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi Sekolah Rakyat setelah sejumlah siswa mundur. Pendampingan psikolog dinilai penting untuk mendukung adaptasi anak.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.