Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Logo Porda Gunungkidul 2025. - ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perolehan medali di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) dan Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2025 membuat bonus atlet di Kabupaten Gunungkidul membengkak. Meskipun demikian, pemerintah kabupaten (Pemkab) tetap berupaya memberikan bonus ini sesuai dengan yang dijanjikan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto, mengatakan, awalnya Pemkab mengalokasikan Rp2,2 miliar untuk bonus atlet di gelaran Porda dan Peparda. Pagu ini diperkirakan cukup untuk target perolehan 45 medali emas di Porda dan 15 emas di Peparda yang diselenggarakan di Gunungkidul.
Namun, setelah kedua event terselenggara, jumlah medali yang diraih kontingen Gunungkidul melebihi target. Rinciannya, pada Peparda meraih 29 medali emas, 13 perak, dan 29 perunggu dan Porda mendapatkan 52 emas, 71 perak, dan 113 perunggu.
“Ini prestasi yang membanggakan karena bisa melampaui (sebelumnya tertulis 'melapaui') target yang dicanangkan,” kata Supri, Rabu (15/10/2025).
Keberhasilan ini berdampak pada bonus atlet yang akan diberikan. Dengan raihan yang melebihi target, maka total bonusnya akan lebih besar lagi.
“Setelah dihitung, untuk memberikan bonus atlet mencapai Rp2,7 miliar,” katanya.
Menurut dia, kekurangan bonus atlet sekitar Rp500 juta sudah dikomunikasikan dengan Pemkab. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih (Asumsi perbaikan nama: jika nama asli adalah Endah Subekti Kuntarningsih, maka tidak ada typo), kata Supri, berkomitmen untuk memberikan bonus tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan besarannya.
“Untuk peraih medali emas perorangan akan mendapat Rp15 juta per atlet. Sedangkan yang beregu, nominalnya akan dibedakan. Yang jelas, atlet berprestasi di Gunungkidul akan diberikan bonus sebagai penghargaan,” kata Supri.
Ketua Panitia Peparda-Porda Gunungkidul, Choirul Agus Mantara, mengatakan, sebagai tuan rumah, Kabupaten Gunungkidul berhasil menyelenggarakan Porda dan Peparda dengan baik. Selama event berlangsung dengan aman dan lancar.
Di sisi lain, kontingen yang bertanding juga mampu memenuhi harapan. Pasalnya, baik Peparda maupun Porda, raihan medali yang diperoleh dapat melampaui target.
“Peparda targetnya hanya 15 medali emas, tapi yang diraih sebanyak 29 medali emas. Hal sama untuk Porda, dari target 45 medali emas tercapai 52 emas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.