Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Rusunawa Karangrejek,/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tingkat hunian di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Karangrejek di Kalurahan Karangrejek, Wonosari masih belum optimal. Pasalnya, saat ini masih banyak kamar yang kosong.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Air Limbah, Air Minum dan Rumah Susun, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Widayat mengatakan, Rusunawa Karangrejek dibuka sejak 2017 lalu. Total ada 196 kamar yang siap disewakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Gunungkidul.
Untuk bisa menyewa di tempat ini, maka wajib membuktikan dengan be-KTP Gunungkidul. Di sisi lain, juga mengisi formulir yang mendapatkan persertujuan dari panewu dan lurah sesuai dengan domisili.
Selain itu, juga ada persyaratan administrasi lain harus dipenuhi mulai dari SKCK terbaru, fotokopi akta nikah, surat cerai, atau akta kematian. Warga juga wajib menyertakan dua lembar pas foto ukuran 4x6, serta surat keterangan sehat dari puskesmas.
“Semua persyaratan harus dipenuhi karena ini untuk memastikan penyewa sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan,” kata Widayat kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).
Meski demikian, ia mengakui tidak semua kamar terisi. Pasalnya, saat sekarang hanya sekitar 100 kamar yang disewa oleh masyarakat. “Cenderung fluktuatif karena ada yang keluar masuk. Kalau sekarang masih di angka 100 kamar terisi,” katanya.
Menurut dia, untuk tarif sewa juga tergolong murah. Sebagai contoh, penyewa di lantai satu yang dikhususkan bagi kelompok disabilitas dibanderol Rp125.000 per bulan. Adapun di lantai dua Rp270.000 per bulan, lantai tiga Rp245.000 per bulan, lantai empat Rp195.000 dan lantai lima Rp170.000 setiap bulannya.
“Agar terus layak ditempati, maka ada upaya pemeliharaan secara rutin,” kata Widayat.
Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis mengatakan, tahun ini ada program pemeliharaan di Rusunawa Karangrejek. Kegiatan dilaksanakan dengan melakukan pengecetan ulang untuk bangunan rusunawa agar terlihat bagus dan tidak kusam.
Dia menjelaskan, pagu anggaran yang disediakan sebesar Rp168,3 juta. “Pemeliharaan dilakukan agar keberadaan rusunawa nyaman dan layak untuk tempat tinggal bagi penyewanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli