Advertisement
Jalur Wunut Sriharjo Putus, Warga Cari Akses Alternatif ke Selopamioro
Petugas gabungan saat melakukan pengamanan di lokasi jalan ambles yang berada di Padukuhan Wunut, Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Jumat (21/11 - 2025). Dokumentasi Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Ruas jalan di Padukuhan Wunut, Kalurahan Sriharjo, Imogiri, amblas sepanjang sekitar 17 meter setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (21/11/2025).
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sriharjo, Oman, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan kerusakan sudah terlihat sejak pagi.
Advertisement
“Awalnya warga mengetahui jalan tersebut amblas sekitar pukul 05.00 WIB. Lalu sekitar pukul 09.00 WIB amblas lagi sekitar 30 sentimeter,” ujarnya.
Menurut Oman, kondisi bertambah parah pada sore hari ketika hujan deras turun.
“Sore ini akibat hujan deras amblas total. Panjangnya sekitar 17 meter,” katanya.
BACA JUGA
Ia memastikan tidak ada korban jiwa. Setelah tanda-tanda kerusakan muncul pada pagi hari, FPRB langsung melakukan langkah pengamanan. “Tidak ada korban karena sejak pagi kami sudah ke lokasi dan sekarang sudah ditutup total,” jelasnya.
Penutupan jalan membuat warga di tiga RT harus memutar cukup jauh melalui Selopamioro untuk beraktivitas.
“Hanya warga di beberapa RT yang harus memutar lewat Selopamioro,” ujar Oman.
Oman menambahkan, kerusakan di titik yang sama bukan kali pertama terjadi. Dua tahun lalu, ruas jalan tersebut juga pernah amblas dan telah diperbaiki, namun kembali mengalami kerusakan.
“Pernah perbaikan dua tahun lalu dan amblas. Lalu saat ini amblas lagi. Jalan ini statusnya jalan kabupaten, menghubungkan satu pedukuhan saja,” katanya.
Aparat kepolisian telah memasang garis polisi untuk mencegah aktivitas warga yang dapat memperparah kondisi jalan. Warga bersama aparat terkait juga tengah menyiapkan jalur alternatif sementara yang dapat digunakan selama perbaikan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Program Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Setelah Swasembada 2026
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Larangan Sampah Organik ke Depo, Ini yang Dilakukan Warga Panembahan
- RSUD Prambanan Rayakan HUT ke-16 dengan Fun Walk Bertema SIGAP
- Luas Kawasan Kumuh di Bantul Capai 200 Hektare
- Hujan Deras Ganggu Pencarian Dua Pemancing di Wediombo Gunungkidul
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
Advertisement
Advertisement



