BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Foto ilustrasi banjir. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - BPBD Kulonprogo mengingatkan warga di kawasan selatan seperti Wates dan Panjatan untuk menjaga kebersihan saluran air guna mengantisipasi banjir saat hujan deras.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mengimbau untuk masyarakat melakukan pemeliharaan saluran air. Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Eko Susanto mengatakan, imbauan tersebut sudah disampaikan ke masyarakat melalui berbagai kanal informasi.
Menurutnya, saluran air harus bersih jangan sampai ada tumpukan sampah atau daun-daun yang menghambat aliran air. "Kami berharap yang di lingkungan permukiman masing-masing warga dicek kebersihan dan keandalan saluran air," katanya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
Selain itu, kondisi cuaca akan terus dipantau sehingga bisa memberikan informasi yang memadai kepada warga yang daerahnya rawan banjir. Eko menilai, penyebab utama kebanjiran di Kulonprogo bagian selatan selalu karena meluapnya air di saluran. Aliran air yang tidak baik menimbulkan banyak genangan di permukiman warga. "Ketika drainase lancar semua, air mengalir sampai ke hilir bisa tidak terjadi banjir atau genangan," ucapnya.
Pusdalops BPBD Kulonprogo juga akan memantau tinggi muka air Sungai Serang. Terutama ketika hujan lantaran itu penting agar bisa memantau kondisi riil yang terjadi. Pasalnya, ketika Sungai Serang meluap biasanya akan terjadi genangan di sejumlah titik. "Langganan banjir biasanya kawasan sekitar Panjatan, Bugel, Depok, Krembangan," ujarnya.
Sedangkan untuk di Wates lokasi yang berdekatan dengan aliran sungai sangat rentat mengalami banjir. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa menambahkan, SK status tanggap darurat bisa saja diperpanjang. Pasalnya, SK tersebut habis per 23 November 2025 kemarin yang berlaku sejak 10 November 2025.
"Rata-rata ada empat kejadian kebencanaan hidrometeorologi yang dilaporkan setiap harinya akibat hujan," ujarnya.
Menurutnya kondisi tersebut menjadi faktor penyebab yang paling memungkinkan status tanggap darurat diperpanjang lagi. Apalagi sekarang belum mencapai titik puncak musim penghujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.