UKDW Kukuhkan Guru Besar AI Termuda, Soroti Deep Learning dan LLM
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Sejumlah generasi muda dan relawan saat menanam 5.000 pohon mangrove di Pantai Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Sabtu (6/12/2025). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam di Pantai Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul pada Sabtu (6/12/2025) sebagai upaya memperkuat perlindungan pesisir dari ancaman abrasi yang terus meningkat.
BPBD Bantul mencatat hampir seluruh pesisir mengalami abrasi, dengan jarak terjauh mencapai 96 meter dan laju rata-rata 2,3 meter per tahun. Kondisi ini dipicu frekuensi badai siklon serta menurunnya suplai sedimen sungai yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan pantai.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan penanaman mangrove merupakan langkah strategis menghadapi abrasi dan intrusi air laut. Ia mengapresiasi keterlibatan ratusan anak muda, terutama Gen Z, yang turun langsung berpartisipasi dalam gerakan lingkungan ini.
Aksi penanaman digelar Amarta.org bersama Yayasan Ikamat dan melibatkan komunitas lokal, relawan dari Jakarta, serta petani Baros. Mereka juga berkomitmen memantau pertumbuhan mangrove dan memperluas edukasi perubahan iklim kepada masyarakat.
Berdasarkan kajian BPBD Bantul hampir seluruh wilayah pesisir mengalami abrasi dengan jarak terjauh mencapai 96 meter dan laju rata-rata mencapai 2,3 meter per tahun. Hal itu dipicu oleh meningkatnya frekuensi badai siklon dan berkurangnya sedimen sungai.
Upaya penanaman pohon itu merupakan langkah strategis menghadapi ancaman abrasi dan intrusi di wilayah pesisir selatan Bantul yang dikenal memiliki karakter ombak besar. Pemerintah kata dia tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu dukungan berbagai pihak sebagai upaya mitigasi.
"Penanaman mangrove akan memperbaiki lingkungan hidup kita dan meningkatkan resiliensi Pantai Baros dari abrasi maupun intrusi yang membahayakan daratan,” ujar Halim.
Ia mengaku bangga melihat keterlibatan ratusan anak muda, terutama Gen Z, yang turun langsung menanam bibit mangrove. “Saya sangat bersyukur, banyak sekali generasi muda yang memiliki pemahaman baik dan kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan,” katanya.
Aksi penanaman 5.000 pohon mangrove di Pantai Baros itu jadi kolaborasi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan generasi muda. Kegiatan yang digelar Amarta.org bersama Yayasan Ikamat itu bertujuan untuk menambah tutupan vegetasi sekaligus juga mengikat peran generasi muda dalam menjaga masa depan pesisir.
Chairman Amarta.org, Aria Widyanto menjelaskan penanaman mangrove di Baros merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketangguhan masyarakat lokal terhadap dampak perubahan iklim. Menurutnya, keberlanjutan lingkungan memiliki kaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi fokus pihaknya.
“Risiko perubahan iklim dapat mengancam kesejahteraan para pelaku UMKM. Karena itu intervensi lingkungan seperti ini adalah investasi jangka panjang agar mereka tetap memiliki peluang berkembang,” katanya.
Aria juga menekankan alasan kuat melibatkan anak muda dalam kegiatan ini. Selain edukasi, pihaknya ingin menciptakan rasa memiliki terhadap lingkungan. “Kalau lingkungan rusak, yang paling dirugikan adalah masa depan generasi muda. Karena itu kami mengajak Gen Z untuk tidak hanya sadar, tetapi juga terlibat langsung sebagai relawan,” jelasnya.
Dalam aksi kali ini, sekitar 80 relawan dari Jakarta turut bergabung. Amarta juga melibatkan jaringan relawannya di Jawa Tengah dan DIY, serta komunitas lokal, termasuk para petani di Baros. Mereka akan bersama-sama memantau pertumbuhan mangrove dan memberikan edukasi bagi masyarakat agar ekosistem tetap lestari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Gunung Semeru erupsi dengan awan panas guguran sejauh 4,5 km. Status masih siaga, warga diminta waspada.
Sultan HB X bertemu Dubes Chile bahas kerja sama pendidikan, budaya, hingga sister province antara Jogja dan Chile.
Roy Suryo dan Dokter Tifa ditangkap Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Refly Harun protes dan soroti prosedur hukum.
Puluhan jabatan kepala sekolah di Gunungkidul masih kosong meski sudah ada pelantikan. Ini penyebab dan solusi Disdik.
Pecinta kuliner kini dapat menikmati pengalaman baru yang unik di Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS. Hotel yang berlokasi strategis di jantung Kota Jogja