Advertisement

Pemkot Jogja Butuh Banyak Direct Flight untuk Tarik Wisatawan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Senin, 08 Desember 2025 - 05:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Pemkot Jogja Butuh Banyak Direct Flight untuk Tarik Wisatawan Suasana di YIA, Jumat (27/10 - 2023). Anisatul Umah/Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mencatat pergerakan wisatawan hingga Oktober 2025 telah mencapai sekitar 8,8 juta orang. Untuk mendongkrak angka kunjungan, Pemkot mendorong penambahan penerbangan langsung (direct flight) menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Bidang Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja, Cesaria Eka Yulianti, menyebut pergerakan wisatawan selama Januari–Oktober 2025 mencapai 8.867.790 orang. Rata-rata lama tinggal wisatawan tercatat 1,77 hari, dengan tingkat belanja sekitar Rp2,46 juta per orang.

Advertisement

“Ini menunjukkan Kota Jogja masih menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Cesaria menilai kunjungan wisatawan masih bisa dimaksimalkan menjelang akhir tahun. Peningkatan rute penerbangan langsung, baik domestik maupun internasional, menjadi salah satu strategi yang dinilai efektif.

Ia mencontohkan peluang kerja sama yang terbuka lewat pembukaan rute Haikou–YIA oleh Hainan Airlines, yang kini mulai dimanfaatkan sebagai jalur transit jamaah umrah. Penambahan direct flight diyakini bakal memperbesar peluang wisatawan untuk datang ke Kota Jogja.

“Industri pariwisata perlu semakin adaptif, inovatif, dan memperkuat kolaborasi menghadapi persaingan destinasi yang ketat. Salah satu fokus kami adalah membuka lebih banyak direct flight menuju YIA dari berbagai daerah di Indonesia maupun pasar internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menegaskan Pemkot Jogja terus meningkatkan kualitas pariwisata dengan mendorong kerja sama pentahelix antarwilayah demi membuka penerbangan langsung baru menuju YIA.

Ia juga menyoroti besarnya potensi wisatawan dari negara-negara tertentu.

“Pasar wisata dari India dan Tiongkok harus kita tangkap. Kita perlu strategi dan layanan yang mendukung agar mereka semakin tertarik berkunjung,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo Buka Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Sentul

Prabowo Buka Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Sentul

News
| Minggu, 01 Februari 2026, 17:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement