UMKM Jogja Naik Kelas, Pelatihan Digital Marketing Diserbu Peserta
Pelatihan digital marketing dorong UMKM Jogja naik kelas. Bank Jogja siapkan kredit Rp270 miliar untuk ekspansi 2026.
Korupsi - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan peningkatan skor Monitoring Centre for Prevention (MCP) sebagai upaya memperkuat pencegahan korupsi di daerah, menyusul capaian sementara yang berada pada angka 82.
Saat ini Pemkot Jogja menduduki peringkat kedua di DIY dalam skor Monitoring Centre for Prevention (MCP), yaitu sistem pemantauan yang digunakan KPK untuk mengukur upaya pencegahan korupsi.
Inspektur Kota Jogja, Fitri Paulina menyampaikan capaian sementara MCP Kota Jogja berada di angka 82, hanya terpaut tipis 0,5 poin dari Kabupaten Bantul yang berada di posisi pertama. Sementara Sleman menyusul di posisi ketiga dengan nilai 79.
Fitri menjelaskan capaian tersebut masih bersifat sementara dan akan terus bergerak hingga penetapan resmi.
“Ini masih proses, belum final. Nilainya bergerak tiap minggu,” katanya, Senin (8/12/2025).
Penilaian MCP dilakukan melalui delapan area evaluasi, meliputi perencanaan dan penganggaran; pengadaan barang dan jasa (PBJ); penguatan APIP; pengelolaan SDM; optimalisasi pendapatan daerah; manajemen aset; pelayanan publik; dan tata kelola pemerintahan. Dia menyebut Pemkot Jogja telah berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan korupsi dengan memenuhi beberapa indikator tersebut. Karena itu, menurutnya, dalam seluruh area tersebut Pemkot Jogja telah melebihi ambang batas penilaian yang mencapai 78 poin.
“Nilai kita 82, sudah relatif bagus, tetapi tidak boleh terlena,” katanya.
Sementara itu, Fitri menambahkan langkah pencegahan korupsi yang dilakukan Pemkot Jogja juga akan dinilai melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) yang akan diumumkan pada Puncak Perayaan Hakordia di DIY.
“Nanti hasil akhirnya kita lihat di SPI. Informasinya akan disampaikan pada Puncak Hakordia besok pagi di Kepatihan,” katanya.
Dengan penguatan MCP sebagai kata kunci utama, Pemkot Jogja berharap hasil akhir penilaian dapat semakin meningkatkan indeks antikorupsi daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatihan digital marketing dorong UMKM Jogja naik kelas. Bank Jogja siapkan kredit Rp270 miliar untuk ekspansi 2026.
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.
Kejagung optimistis hakim menjatuhkan vonis terhadap Nadiem Makarim sesuai tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook.
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.