Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih kembali terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Gunungkidul untuk ketiga kalinya secara beruntun dengan target mempertahankan kursi bupati dan Ketua DPRD pada pemilu dan pilkada mendatang. - Instagram @endahsubekti.official
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih kembali terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Gunungkidul untuk ketiga kalinya secara beruntun dengan target mempertahankan kursi bupati dan Ketua DPRD pada pemilu dan pilkada mendatang.
Kepemimpinan ini dibarengi target politik tinggi untuk mengamankan kursi kepala daerah dan Ketua DPRD Gunungkidul pada kontestasi politik mendatang.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, mengatakan struktur kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Gunungkidul telah resmi terbentuk untuk masa bakti 2025–2030.
“Pembentukan kepengurusan dibacakan dalam Konferensi Daerah PDI Perjuangan DIY yang berlangsung pada 6 Desember 2025. Dalam kegiatan tersebut dibacakan susunan pengurus inti sekaligus ditindaklanjuti pembentukan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten,” kata Endang, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, dalam struktur kepengurusan baru tersebut, dirinya kembali diamanahkan sebagai Bendahara DPC. Adapun posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul tetap dijabat Endah Subekti Kuntariningsih, yang telah memimpin sejak 2015.
“Untuk posisi Sekretaris diamanahkan kepada Anggota DPRD DIY, Dhemas Kursiswanto,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul ini menambahkan, hasil Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan DIY tidak hanya memuat keputusan DPP terkait struktur kepengurusan partai di kabupaten dan kota se-DIY, tetapi juga amanat penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif.
“Di Gunungkidul, Ketua DPRD dan Bupati berasal dari PDI Perjuangan. Karena itu, kami diminta terus bersinergi dan saling melengkapi agar roda pemerintahan berjalan optimal,” katanya.
Disinggung mengenai target politik ke depan, Endang mengaku belum dapat memaparkan secara rinci, karena masih menunggu koordinasi lanjutan di internal partai.
“Nanti akan ada rapat-rapat internal lanjutan. Dari situ akan dipaparkan gambaran dan target politik ke depan,” ujarnya.
Terpisah, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih membenarkan dirinya kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul. Ia memastikan struktur internal partai solid dan patuh terhadap setiap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Susunan kepengurusan baru juga sudah terbentuk,” katanya.
Saat ditanya mengenai target politik ke depan, Endah tidak banyak berkomentar. Namun, ia menegaskan PDI Perjuangan Gunungkidul menargetkan kemenangan pemilu dan pilkada, sehingga kursi Bupati dan Ketua DPRD Gunungkidul tetap dapat dipertahankan.
“Itu target kami. Tetap memenangkan pilkada dan pemilu agar kursi bupati dan Ketua DPRD bisa terus diamankan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.