Advertisement
Bupati Bantul: Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Harian Jogja - Stefani Yulindriani
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan sektor kesehatan menjadi urusan pemerintahan daerah yang selalu diprioritaskan karena menentukan keberhasilan pembangunan secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan Abdul Halim saat apel bersama tenaga kesehatan tahun 2026 di Kabupaten Bantul. Ia menilai kualitas pembangunan daerah sangat bergantung pada kondisi kesehatan masyarakat yang dilayani secara profesional dan berkelanjutan.
Advertisement
Bupati Halim mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk memperbarui komitmen, niat, serta semangat pengabdian. Momentum pergantian tahun disebutnya tepat untuk refleksi kinerja dan penyusunan langkah strategis pelayanan kesehatan ke depan.
"Urusan-urusan lain sangat bergantung pada kesehatan. Oleh karena itu, seluruh sivitas yang diberi amanah menjalankan fungsi layanan kesehatan harus terus memperbaiki diri dan organisasi," kata Bupati Halim pada apel bersama tenaga kesehatan tahun 2026 di Bantul, Sabtu.
Ia mengingatkan pentingnya membangun komitmen baru dalam memberikan pelayanan terbaik termasuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Bantul.
Oleh karena itu, Halim mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk bersama-sama memperbaharui niat, semangat, serta ikhtiar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Menurut dia, momentum pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus menyusun langkah ke depan agar pelayanan kesehatan semakin berkualitas dan merata.
"Baru saja kita melewati tahun 2025, tahun yang memiliki catatan sejarah penting, baik secara individu maupun kolektif sebagai bagian dari organisasi Pemkab Bantul. Berbagai capaian kinerja dan prestasi telah kita torehkan, dan itu merupakan hasil kerja keras seluruh pihak," katanya.
Meskipun demikian, pihaknya juga menekankan bahwa keberhasilan yang telah dicapai tidak boleh membuat jajaran tenaga kesehatan berpuas diri.
"Namun sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme," katanya.
Halim mengajak seluruh tenaga kesehatan menjadikan pengalaman sebagai sarana pembelajaran, sebab pengalaman dalam pelayanan kesehatan, termasuk dinamika kebutuhan masyarakat, merupakan guru terbaik untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan mutu layanan.
"Pemkab berharap pada tahun 2026, seluruh jajaran tenaga kesehatan semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks," katanya.
Dengan demikian, kata dia, harapannya apel bersama itu menjadi simbol penguatan komitmen bersama antara pemda dan tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pemkab Bantul berharap pada 2026 pelayanan kesehatan semakin merata, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




