Advertisement
PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
Sejumlah peserta mengikuti Lomba Dayung Danlanal Yogyakarta Cup 2018 di Waduk Sermo, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Minggu (16/12/2018) - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kulonprogo mendorong pengembangan sport tourism di Pantai Glagah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel yang masih rendah.
Ketua PHRI Kulonprogo, Sumantoyo, menyebut rata-rata okupansi hotel di daerah Bumi Binangun hanya mencapai 30 persen pada low season, sementara peningkatan terjadi saat libur panjang. “Sport tourism di Pantai Glagah sudah bagus dengan adanya kejuaraan voli pantai nasional. Kami berharap pengembangan lebih lanjut,” kata Sumantoyo, Minggu (11/1/2026).
Advertisement
Sumantoyo menilai, peluang sport tourism tidak hanya terbatas pada voli pantai. Keberadaan laguna Pantai Glagah dinilai potensial untuk dijadikan pusat kegiatan olahraga air. “Mungkin bisa diadakan kejuaraan dayung nasional. Lagunanya sudah ada, tinggal sedikit direstorasi,” tambahnya.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara PHRI, pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain untuk memajukan pariwisata Kulonprogo secara berkelanjutan, sehingga wisatawan puas sekaligus berdampak positif pada ekonomi masyarakat.
BACA JUGA
Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menyoroti tantangan sektor pariwisata akibat penurunan daya beli masyarakat nasional. “Target kunjungan wisatawan DIY 9 juta, realisasi hanya 6,8 juta. Di Kulonprogo pun belum tercapai target. Namun, kita tidak boleh patah semangat,” ujarnya.
Agung mendorong PHRI dan pihak terkait untuk tidak hanya mengandalkan libur nasional atau acara tahunan, tetapi menciptakan kegiatan yang memberi nilai tambah bagi pariwisata daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo 13 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
- Forum UMKM Kulonprogo Dibentuk, Fokus Digitalisasi dan Kolaborasi
- Harlah Muslimat NU, Sultan Tekankan Peran Ibu Bangun Bangsa
- Jadwal KRL Solo-Jogja 13 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Advertisement
Advertisement








