Kota Jogja Bekali Orang Tua Hadapi Tantangan Pengasuhan
Kelurahan Demangan menggelar sarasehan parenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di wilayah DIY diperkirakan masih belum stabil meski memasuki awal musim kemarau. Fenomena hujan lebat hingga angin kencang diprediksi masih akan terjadi selama masa pancaroba hingga Mei mendatang.
Kondisi ini dipengaruhi peralihan musim dari penghujan ke kemarau yang membuat potensi cuaca ekstrem tetap muncul, meski tidak terjadi setiap hari.
Ketua Tim Informasi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika DIY, Romadi, menjelaskan hujan dengan intensitas sedang hingga deras pada periode ini masih tergolong normal.
“Fenomena seperti ini masih lumrah terjadi pada peralihan musim. Ada potensi hujan lebat disertai angin kencang, meski intensitasnya tidak sering atau terjadi sesekali,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menuturkan, dinamika cuaca dipicu perubahan arah angin dari timur ke barat serta munculnya pola siklonik atau tekanan rendah di wilayah barat Pulau Sumatera, khususnya sekitar Bengkulu.
Kondisi tersebut membuat DIY menjadi daerah konvergensi atau pertemuan angin yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Wilayah dengan topografi perbukitan menjadi area paling rawan. Beberapa di antaranya meliputi Sleman bagian utara, kawasan Menoreh di Kulonprogo, hingga perbukitan di Gunungkidul.
“Di daerah perbukitan, angin cenderung naik sehingga awan hujan tumbuh subur. Ketika angin bergerak mengarah ke Kota Jogja dan Bantul, maka potensi angin kencang harus diwaspadai di seluruh wilayah DIY,” jelasnya.
Romadi menambahkan, angin kencang yang kerap terjadi di Kota Jogja umumnya berasal dari pergerakan massa udara dari wilayah Sleman dan Kulon Progo yang membawa awan hujan ke pusat kota.
Ia memperkirakan intensitas hujan akan mulai menurun pada Mei dibandingkan April, meski potensi cuaca ekstrem masih tetap ada.
Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bencana seperti pohon tumbang dan genangan air.
Warga juga diimbau membersihkan saluran drainase serta berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca yang tidak menentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Demangan menggelar sarasehan parenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba.
Ekspor Kulonprogo menunjukkan tren positif pada semester I 2026. Ekspor wig naik 57 persen, sementara gula semut tetap menjadi komoditas unggulan yang diburu.
Prancis tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Spanyol. Kylian Mbappe menjadi sorotan dan mendapat kritik tajam dari media Prancis.
macOS Golden Gate Public Beta rilis! Fitur Siri AI, Liquid Glass, dan peningkatan performa. Hanya untuk Mac Apple Silicon, wajib backup data sebelum instalasi.
Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan di Gunungkidul. Dampaknya, harga ayam naik menjadi Rp35.000 per kilogram, diikuti kenaikan telur dan cabai rawit.
Madonna cetak album nomor 1 ke-10 dengan Confessions II, terjual 134.000 unit dan kalahkan Olivia Rodrigo. Album sekuel 20 tahun ini langsung puncaki Billboard