Advertisement
Banyuraden Sleman Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional
Kalurahan Banyuraden Sleman meraih peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional 2025 dari Kemendagri pada Hari Desa Nasional. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menorehkan prestasi nasional dengan meraih peringkat II Pemerintah Desa dan Kalurahan Award 2025 regional II dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan Kalurahan Banyuraden dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat.
Advertisement
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menilai capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan inovatif.
Menurut Danang prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh masyarakat dan pemerintah Kalurahan Banyuraden dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.
"Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi kalurahan lainnya di Kabupaten Sleman untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Lurah Banyuraden, Sudarisman mengaku bangga, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras serta memberikan dukungan sehingga Kalurahan Banyuraden diganjar peringkat II kalurahan terbaik tahun 2025 se-Jawa Bali.
"Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, meningkatkan Pendapatan Asli Kalurahan Banyuraden, dan terus menjaga kekompakan warga Kalurahan Banyuraden," katanya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, menyebutkan membangun dan mengembangkan desa merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Keberhasilan suatu negara harus dimulai dari bawah, yakni dari desa. Baru Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek, menjadi pelaku utama membangun negeri ini yang begitu luas.
Dikatakan pula jumlah desa di Indonesia saat ini ada 75.266 desa. Untuk itu, ia mengajak kementerian dan instansi lainnya, serta seluruh stakeholder untuk bersinergi memajukan desa dengan berbagai program dan inovasi.
Prestasi Kalurahan Banyuraden di tingkat nasional diharapkan mampu menjadi inspirasi kalurahan lain di Sleman untuk terus berinovasi dalam pelayanan dan pembangunan desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Putus Jalur Pantura, Ratusan Penumpang Kereta Api Dialihkan
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Gunungkidul Tertibkan PKL Alun-Alun Wonosari, Pedagang Menolak
- Jembatan Linggan Ditutup, Ini Jalur Alternatif ke Pantai Trisik
- Laka Lantas di Jembatan Cungkuk Tempel Sleman, Dua Orang Meninggal
- Warga Dengkeng Bantul Amankan Sejumlah Remaja, Polisi Temukan Pil Sapi
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Umbulharjo, Clurit Disita
Advertisement
Advertisement



