Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi insinerator sampah. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kelanjutan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga kini masih menunggu proses lelang yang dilakukan oleh Danantara. Selama proses tersebut belum rampung, tahapan awal berupa land clearing belum dapat dilaksanakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menyampaikan hingga saat ini belum ada aktivitas pembersihan lahan di lokasi yang telah disiapkan.
“Land clearing belum dilakukan karena masih menunggu pemenang lelang dari Danantara,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (21/1/2026).
Menurut Kusno, tahapan lanjutan di tingkat daerah juga belum berjalan karena seluruh proses masih bergantung pada mekanisme yang tengah berlangsung di tingkat pusat. Termasuk soal pembiayaan awal untuk land clearing yang nantinya akan dibahas bersama perusahaan pemenang lelang.
“Nanti soal pembiayaan akan disepakati dengan perusahaan yang memenangkan lelang,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Daerah DIY telah menyiapkan lahan seluas 5,7 hektare yang berlokasi di Piyungan, Bantul, untuk pembangunan fasilitas PSEL. Dalam skema yang direncanakan, pembangunan hingga operasional PSEL akan menjadi tanggung jawab perusahaan pemenang lelang.
Sementara itu, peran pemerintah daerah lebih difokuskan pada dukungan operasional, khususnya dalam hal pengangkutan dan pasokan sampah ke fasilitas tersebut.
Jika mengacu pada jadwal awal, pada Januari 2026 seharusnya sudah ditetapkan perusahaan pelaksana proyek sehingga proses land clearing dapat segera dimulai. Adapun tahapan konstruksi PSEL diperkirakan memerlukan waktu sekitar 18 bulan.
Dengan skema tersebut, fasilitas PSEL di Piyungan diproyeksikan baru dapat mulai beroperasi pada 2028, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Garuda Indonesia menguji konektivitas internet cepat di pesawat hingga video call. Implementasi bertahap diproyeksikan mulai 2027.
INNSiDE by Meliá Yogyakarta mempererat hubungan dan sinergi dengan pelaku industri pariwisata melalui Travel Agent Gathering yang digelar Selasa (18/8/2026)
Harga pangan hari ini mencatat cabai rawit merah Rp67.350 per kg. Simak harga beras, telur, daging, gula, dan minyak goreng.
Babak baru perjalanan kuliner Indonesia dimulai dengan hadirnya ROSO Restaurant Yogyakarta di Grand Hotel De Djokja pada 17 Agustus 2026.
TNI AU menyiapkan enam pesawat untuk mengirim bantuan logistik dan tenaga kesehatan bagi korban gempa di NTT.