Advertisement

Usai Bantul, Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap di Laut Selatan

Abdul Hamied Razak
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Usai Bantul, Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap di Laut Selatan Gempa Cilacap pada Selasa (27/1/2026). Ist - bmkg

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Rentetan aktivitas gempa kembali terasa di wilayah selatan Jawa setelah Bantul lebih dulu diguncang pada siang hari. Kali ini, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang kawasan Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (27/1/2026) pukul 15.18.31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 8,27 Lintang Selatan dan 109,09 Bujur Timur. Lokasi tersebut tepat berada di wilayah laut sekitar 61 kilometer arah selatan Cilacap dengan kedalaman mencapai 34 kilometer.

Advertisement

BMKG memaparkan bahwa dengan memperhatikan posisi episenter serta kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi termasuk dalam kategori gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di bawah laut.

Getaran gempa dirasakan masyarakat di Cilacap dengan intensitas II–III MMI, yang digambarkan seperti adanya truk bermuatan melintas di sekitar permukiman.

Sementara itu, warga di wilayah Purworejo merasakan guncangan pada skala II MMI, di mana hanya sebagian orang yang merasakan getaran ringan serta benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hingga saat ini, BMKG menyampaikan belum ada laporan terkait kerusakan bangunan maupun dampak lain yang ditimbulkan akibat peristiwa gempa tersebut.

Melalui hasil pemodelan yang dilakukan, BMKG menegaskan bahwa gempa bumi yang berpusat di selatan Cilacap ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 15.48.00 WIB, BMKG juga belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock pascagempa utama.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memastikan informasi kebencanaan hanya diperoleh melalui kanal resmi yang telah terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, laman resmi BMKG dan InaTEWS, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Sidang Tipikor: Ahok Klaim Sistem Pengadaan Pertamina Bersih

Sidang Tipikor: Ahok Klaim Sistem Pengadaan Pertamina Bersih

News
| Selasa, 27 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Wisata
| Selasa, 27 Januari 2026, 13:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement