Advertisement

Gempa Bantul M4,5 Picu Kerusakan Sejumlah Bangunan di Gunungkidul

David Kurniawan
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Gempa Bantul M4,5 Picu Kerusakan Sejumlah Bangunan di Gunungkidul Kerusakan Bagain atap di balai Padukuhan Ngasem, ngalang, Gedangsari, Selasa (27/1/2026) ist - bpbdgunungkidul

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 yang berpusat di Bantul, Selasa (27/1/2026) siang, berdampak hingga wilayah Kabupaten Gunungkidul dengan menimbulkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas padukuhan. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, mengungkapkan guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh warga di sejumlah wilayah Bumi Handayani. Hasil pendataan awal menunjukkan adanya laporan kerusakan di Padukuhan Ngasem, Kalurahan Ngalang.

Advertisement

Di lokasi tersebut, bangunan balai padukuhan mengalami kerusakan pada bagian atap setelah beberapa genteng pecah akibat guncangan. Tidak jauh dari balai padukuhan, tiga rumah warga milik Supirah, Wasidi, dan Adi Wiyono juga dilaporkan mengalami rusak ringan.

“Semuanya rusak ringan, mulai dari genteng dan asbes di bagian atap rumah pecah,” kata Edy kepada wartawan, Selasa sore.

Meski terdapat sejumlah bangunan terdampak, Edy menegaskan gempa Bantul tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Berdasarkan hasil asesmen sementara di Padukuhan Ngasem, total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta.

“Sudah mulai terkondisikan dan dampak hanya berupa kerusakan material. Untuk korban jiwa maupun luka tidak ada,” ungkapnya.

Selain di Padukuhan Ngasem, laporan kerusakan juga datang dari wilayah Padukuhan Pagutan, Kalurahan Pengkol, Kecamatan Nglipar. Di lokasi ini, balai padukuhan mengalami rusak ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp200.000.

Tak hanya itu, di padukuhan yang sama juga dilaporkan adanya retakan pada dinding musala dengan taksiran kerugian mencapai Rp1 juta. Sementara itu, empat rumah warga di Padukuhan Pagutan turut mengalami kerusakan ringan akibat gempa Bantul dengan total kerugian sekitar Rp800.000.

Salah seorang warga Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Yuwono, mengaku terkejut saat gempa terjadi karena getarannya terasa cukup kuat.

Saat kejadian, ia mengungkapkan sedang tiduran di kursi rumahnya. Begitu merasakan guncangan, ia langsung bangkit dan bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Kaget dan spontan berlari keluar,” katanya.

Meski sempat panik, Yuwono memastikan tidak ada kerusakan bangunan di lingkungan tempat tinggalnya akibat gempa yang berpusat di Bantul tersebut, sehingga kondisi saat ini dinyatakan aman dan terkendali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas

Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas

News
| Selasa, 27 Januari 2026, 19:22 WIB

Advertisement

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Wisata
| Selasa, 27 Januari 2026, 13:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement