Advertisement

Gempa Bantul M4,4 Picu Retakan Rumah, BPBD Pantau Dampak Lanjutan

Newswire
Rabu, 28 Januari 2026 - 22:47 WIB
Sunartono
Gempa Bantul M4,4 Picu Retakan Rumah, BPBD Pantau Dampak Lanjutan Seismograf gempa bumi - Ilustrasi - StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat adanya kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga akibat getaran gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,4 yang mengguncang wilayah Bantul pada Selasa (27/1/2026) siang. Berdasarkan pendataan sementara, dua rumah dilaporkan mengalami retakan pada bagian tembok.

Sekretaris BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo Tejo, menyampaikan bahwa guncangan gempa tersebut dirasakan hampir di seluruh wilayah Bantul. Selain gempa bermagnitudo 4,4 yang berpusat di Bantul pada siang hari, wilayah ini juga merasakan dampak gempa bermagnitudo 5,5 yang terjadi di Pacitan, Jawa Tengah, pada Selasa (27/1/2026) pagi.

Advertisement

“Dengan adanya gempa kemarin magnitudo 5,5 sama 4,4 dari seluruh Bantul yang merasakan guncangan gempa tersebut, tidak ada warga yang mengungsi, cuma ada laporan beberapa tempat ada rumah yang temboknya retak itu dua rumah,” kata Ribut Bimo Haryo Tejo di Bantul, Rabu.

Selain dua rumah yang mengalami retakan tembok, BPBD Bantul juga menerima laporan satu rumah warga yang bagian atap atau plafonnya mengalami kerusakan hingga jatuh akibat guncangan gempa. Kerusakan tersebut masih dikategorikan ringan dan tidak membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Adapun rumah-rumah yang terdampak guncangan gempa bumi tersebut berada di wilayah Kelurahan Srihardono, Kecamatan Pundong, serta Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden. BPBD Bantul memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan laporan kerusakan berat maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut.

“Sampai detik ini belum ada laporan yang menyampaikan bahwasanya dampak gempa itu parah, hanya sebatas itu di beberapa tempat, namun kerusakan itu nggak parah, cuma ada retakan-retakan dari bangunan rumah, sama plafon satu rumah,” katanya.

Bimo menjelaskan, karena tingkat kerusakan masih tergolong ringan, BPBD Bantul belum dapat memastikan pemberian bantuan material kepada warga terdampak. Namun demikian, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian BPBD, terutama jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan yang berpotensi memperparah kerusakan bangunan.

“Selama ini dampaknya belum parah, cuma retak, jadi menurut asesmen kami kalau terjadi lagi yang cukup membahayakan dari BPBD akan ke sana dan asesmen kalau perlu diberikan bantuan kita akan memberikan bantuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan yang nantinya dapat diberikan oleh BPBD Bantul apabila dibutuhkan berupa material bangunan, seperti semen atau kebutuhan lain yang menunjang perbaikan rumah warga. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BPBD Bantul untuk selalu siaga dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Bantul.

Untuk penanganan dan pemantauan lebih lanjut pascagempa Bantul, BPBD telah mengerahkan personel serta relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang tersebar di 75 desa dan kelurahan. Para relawan diminta aktif menyampaikan informasi terbaru apabila ditemukan dampak lanjutan akibat gempa bumi tektonik tersebut.

“Kami minta sampaikan informasi ke kami apabila ada dampak-dampak yang lebih besar dari apa yang sudah masuk ke BPBD Bantul dalam hal ini Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) kaitannya dengan kejadian gempa kemarin,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral

Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral

News
| Rabu, 28 Januari 2026, 23:57 WIB

Advertisement

Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026

Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026

Wisata
| Rabu, 28 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement