Advertisement

Siagakan Contraflow, Tol Jogja-Solo Jadi Andalan Mudik Lebaran 2026

Catur Dwi Janati
Selasa, 03 Februari 2026 - 07:37 WIB
Sunartono
Siagakan Contraflow, Tol Jogja-Solo Jadi Andalan Mudik Lebaran 2026 Potret pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman dari atas. - Istimewa // PT Adhi Karya

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Korlantas Polri menempatkan Tol Jogja–Solo sebagai salah satu instrumen utama pengendalian arus mudik dan balik Lebaran 2026, seiring disiapkannya skema rekayasa lalu lintas contraflow untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jalur tol fungsional tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas pemudik pada periode puncak Mudik Lebaran 2026.

Sebagai bagian dari kesiapan Operasi Ketupat 2026, aparat kepolisian memproyeksikan jalur fungsional Jogja–Solo dapat mendistribusikan arus kendaraan dari arah Jakarta dan Semarang secara lebih merata, terutama menuju Yogyakarta dan kawasan penyangga di sekitarnya. Langkah ini sekaligus memperkuat opsi pengaturan lalu lintas saat volume kendaraan meningkat tajam.

Advertisement

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, kesiapan infrastruktur Tol Jogja–Solo memberikan ruang lebih luas bagi petugas untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Dengan adanya jalur tambahan ini, distribusi arus kendaraan menjadi lebih merata. Skema rekayasa lalu lintas seperti contraflow dapat diterapkan secara lebih efektif ketika volume kendaraan meningkat,” ujar Agus, Rabu (28/1/2026).

Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer disiapkan sebagai jalur alternatif utama selama periode Lebaran. Ruas tol fungsional ini diperkirakan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan, dari sebelumnya sekitar 45 menit menjadi kurang lebih 20 menit.

Selain berfungsi sebagai jalur pengurai kepadatan, keberadaan tol fungsional tersebut juga mempercepat akses menuju kawasan strategis, termasuk destinasi wisata unggulan seperti Candi Prambanan, yang kerap mengalami peningkatan kunjungan saat libur panjang Lebaran.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan, khususnya terkait manajemen lalu lintas di titik keluar dan masuk tol fungsional Jogja–Solo.

“Fokus utama kami adalah keselamatan dan kelancaran perjalanan. Seluruh skema pengaturan, termasuk penerapan contraflow apabila diperlukan, telah disiapkan bersama Korlantas,” katanya.

Selain Tol Jogja–Solo, jalur tol fungsional lain yang turut disiagakan adalah Tol Jogja–Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Ruas ini terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa Semarang–Solo dan menjadi bagian dari strategi pemecahan arus kendaraan selama Lebaran 2026.

Menurut Agus, konektivitas langsung dengan Tol Trans Jawa memungkinkan pengendalian arus kendaraan dari dan menuju Yogyakarta, Magelang, serta Temanggung dilakukan secara lebih terukur, sehingga kepadatan di jalur utama dapat ditekan.

“Selama ini sering terjadi penumpukan kendaraan di Exit Tol Bawen saat Lebaran. Dengan difungsikannya jalur ini, beban lalu lintas bisa dibagi dan potensi penerapan contraflow di jalur utama dapat dikurangi,” jelasnya.

Korlantas Polri bersama Jasa Marga juga memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah siap digunakan, mulai dari CCTV, radar pemantau lalu lintas, hingga sistem traffic counting. Data pemantauan tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan cepat dalam pengaturan arus mudik dan balik.

Peninjauan lapangan terhadap kesiapan jalur tol fungsional telah dilakukan pada 22–23 Januari 2026 dengan melibatkan Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, serta para pemangku kepentingan terkait. Seluruh jalur dinyatakan siap difungsikan dengan tetap mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) demi mendukung kelancaran arus Lebaran 2026.

“Kesiapan jalur fungsional ini merupakan bagian penting dari Operasi Ketupat. Pengaturan lalu lintas dapat dilakukan lebih terkendali sehingga perjalanan masyarakat saat Lebaran berlangsung aman dan lancar,” tegas Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa M 4,1 Guncang Bener Meriah, Dipicu Sesar Aktif

Gempa M 4,1 Guncang Bener Meriah, Dipicu Sesar Aktif

News
| Selasa, 03 Februari 2026, 08:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement