Advertisement
Separator Ring Road Utara Dibongkar untuk Ramp Tol Jogja-Solo
Pekerjaan proyek melakukan pengecoran di area bekas separator jalan ring road. - Istimewa // PT Adhi Karya â
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pekerjaan pembangunan Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman memasuki tahapan baru. Kontraktor mulai membongkar separator jalan di Ring Road Utara, tepatnya di sisi timur Simpang Kronggahan, guna mendukung pembangunan Ramp On dan Ramp Off sebagai akses keluar-masuk kendaraan dari dan menuju jalan tol.
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengatakan pembongkaran tersebut telah dikoordinasikan dengan otoritas terkait, termasuk Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah DIY.
Advertisement
“Pekerjaan ini sudah kami sampaikan ke otoritas jalan Ring Road Utara, dalam hal ini Satker PJN DIY, karena pembongkaran separator ini memang untuk menunjang pembangunan Ramp On dan Ramp Off,” ujar Agung, Rabu (25/2/2026).
Menurut Agung, Ramp On akan berfungsi sebagai akses masuk kendaraan dari jalan arteri menuju Tol Jogja–Solo di kawasan Trihanggo. Sementara Ramp Off disiapkan sebagai jalur keluar kendaraan dari tol menuju jalan arteri.
BACA JUGA
Butuh Ruang Manuver Kendaraan
Agung menjelaskan, kendaraan roda empat membutuhkan ruang manuver yang lebih luas saat berpindah dari lajur cepat Ring Road Utara menuju Ramp On. Hal serupa juga dibutuhkan kendaraan yang keluar dari Ramp Off sebelum masuk kembali ke lajur cepat.
“Lajur cepatnya nanti harus dibuka supaya kendaraan bisa masuk ke akses Ramp On maupun Ramp Off. Karena itu separatornya perlu dilepas,” jelasnya.
Separator yang dibongkar merupakan pembatas antara lajur cepat dan lajur lambat. Pembongkaran dilakukan di kedua arah, baik jalur ke barat maupun ke timur, dengan total panjang sekitar 100 meter.
Setelah pembongkaran, area bekas separator akan dilakukan pengecoran (rigid) sebelum kemudian diaspal kembali agar permukaan jalan tetap rata dan aman dilalui.
“Nanti tetap kami aspal ulang. Jadi setelah dicor, baru diaspal kembali sebagai bagian dari pengembalian kondisi jalan,” tegas Agung.
Pembebasan Lahan Dikebut
Pembangunan Ramp On dan Ramp Off di kawasan Kronggahan, Trihanggo, saat ini terus dikebut. Pekan lalu, pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kembali dilakukan sebagai bagian dari percepatan pembangunan akses tol tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol 1.19, Dian Ardiansyah, mengatakan penambahan lahan di Trihanggo menjadi faktor krusial agar pembangunan ramp dapat terlaksana.
“Ini penambahan lahan dan sudah dibayarkan. Alhamdulillah untuk mendukung pintu keluar-masuk atau ramp,” kata Dian, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan, tanpa pembebasan lahan tambahan, area yang tersedia tidak mencukupi untuk pembangunan dua konstruksi vital tersebut.
“Kalau tidak dibebaskan, Ramp On dan Ramp Off tidak akan cukup lahannya. Jadi ini memang sangat krusial,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






