Advertisement

Wisatawan Rusia Tewas di Pantai Parangtritis Bantul

Yosef Leon
Senin, 02 Maret 2026 - 13:37 WIB
Maya Herawati
Wisatawan Rusia Tewas di Pantai Parangtritis Bantul Wisata Pantai Parangtritis, Bantul / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kecelakaan laut kembali terjadi di Pantai Parangtritis Bantul yang menewaskan seorang wisatawan asal Rusia pada Senin, (2/3/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi saat korban berada di kawasan pantai menjelang akhir perjalanan wisatanya di Indonesia.

Identitas korban diketahui bernama Papenina, perempuan berusia 51 tahun, yang datang bersama lima rekannya untuk berlibur.

Advertisement

Berdasarkan informasi petugas, rombongan tersebut telah berkeliling Indonesia selama sekitar satu bulan, dan kunjungan ke Pantai Parangtritis menjadi agenda terakhir sebelum mereka dijadwalkan kembali ke negara asal pada hari yang sama ketika insiden terjadi.

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Arief Nugraha, menjelaskan kronologi bermula ketika rombongan tiba di kawasan pantai sejak malam hari, kemudian mulai beraktivitas sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban diketahui tidak berada di titik yang sama dengan rekan-rekannya saat bermain di kawasan pantai. Sebelum kejadian, Papenina sempat berpamitan kepada teman-temannya karena hendak berfoto dengan kuda yang disewakan di sepanjang pesisir Pantai Parangtritis.

Sekitar sepuluh menit setelah itu, situasi berubah ketika salah satu saksi melihat tubuh korban sudah mengapung di perairan dalam kondisi tidak bergerak.

Rekan-rekan korban segera berupaya memberikan pertolongan, sementara petugas Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul bersama personel Satlinmas Rescue Istimewa yang berjaga langsung melakukan evakuasi dengan berenang menembus arus laut yang saat itu dilaporkan cukup kuat.

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, korban sempat mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) di Pos SAR Parangtritis sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

“Korban sempat mendapatkan bantuan resusitasi jantung paru (RJP) dari temannya sebelum akhirnya dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit,” jelas Arief.

Namun, setelah dirujuk ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk penanganan medis lanjutan, pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia.

Pascakejadian kecelakaan laut di Pantai Parangtritis Bantul tersebut, pihak kepolisian bersama tim SAR berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda DIY, Polsek Kretek, serta instansi imigrasi terkait dengan proses pemulangan jenazah ke negara asal.

Arief mengingatkan wisatawan agar selalu mematuhi rambu larangan berenang serta arahan petugas karena karakter perairan Pantai Parangtritis memiliki palung dan arus balik berbahaya. Kondisi tersebut kerap menjadi penyebab kecelakaan laut di Pantai Parangtritis Bantul sehingga kewaspadaan pengunjung menjadi faktor utama keselamatan saat berwisata di kawasan pesisir selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Perang AS-Iran, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Perang AS-Iran, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

News
| Senin, 02 Maret 2026, 14:57 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement