Advertisement

Hipertensi Dominasi Temuan Cek Kesehatan Gratis di Kulonprogo

Khairul Ma'arif
Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Hipertensi Dominasi Temuan Cek Kesehatan Gratis di Kulonprogo Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO— Program cek kesehatan gratis (CKG) yang dijalankan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo menemukan bahwa hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga selama pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut.

Kepala Dinkes Kulonprogo Susilaningsih mengungkapkan berdasarkan data sementara, sekitar 34% warga yang mengikuti CKG terdeteksi mengalami hipertensi. Sementara itu, diabetes melitus menempati posisi kedua dengan temuan sekitar 6%.

Advertisement

“Dari data kami, penyakit hipertensi ditemukan mencapai 34 persen, sedangkan diabetes melitus sekitar 6 persen,” kata Susilaningsih kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Ditemukan pada Usia Produktif hingga Lansia

Menurut Susilaningsih, temuan tersebut berasal dari peserta pemeriksaan yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia produktif hingga lanjut usia (lansia).

Setelah penyakit terdeteksi melalui pemeriksaan, Dinkes Kulonprogo langsung melakukan tindak lanjut berupa penanganan medis, termasuk pemberian obat untuk membantu mengontrol kondisi kesehatan pasien.

“Apalagi penderita hipertensi dan diabetes melitus harus rutin mengonsumsi obat,” ujarnya.

Partisipasi Warga Masih Rendah

Meski program CKG sudah berjalan di berbagai lokasi, cakupan masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut masih tergolong rendah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, hingga akhir 2025 cakupan program CKG di Kulonprogo baru mencapai sekitar 17%.

Susilaningsih menduga rendahnya partisipasi masyarakat dipengaruhi kekhawatiran warga jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit tertentu.

“Saya menduga warga khawatir jika nantinya ikut CKG didiagnosis menderita penyakit tertentu dan harus minum obat untuk menanggulanginya,” katanya.

Perluasan Layanan ke Instansi

Untuk meningkatkan cakupan layanan, Dinkes Kulonprogo berencana memperluas pelaksanaan CKG tidak hanya di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), tetapi juga ke berbagai instansi.

Pada periode Maret hingga April 2026, program ini rencananya akan menyasar kantor-kantor kepolisian sektor (Polsek) di wilayah Kulonprogo.

“Rencananya Maret–April ini kami akan menyasar Polsek-polsek yang ada di Kulonprogo untuk percepatan capaian CKG,” jelas Susilaningsih.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir mengikuti cek kesehatan gratis, karena program tersebut bertujuan untuk deteksi dini penyakit agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Bareskrim Geledah 3 Perusahaan Emas Surabaya Terkait TPPU Rp25,9 T

Bareskrim Geledah 3 Perusahaan Emas Surabaya Terkait TPPU Rp25,9 T

News
| Kamis, 12 Maret 2026, 22:27 WIB

Advertisement

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

InJourney Siapkan Agenda Wisata Sambut Libur Lebaran

Wisata
| Kamis, 12 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement