Advertisement
Hipertensi Dominasi Temuan Cek Kesehatan Gratis di Kulonprogo
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO— Program cek kesehatan gratis (CKG) yang dijalankan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo menemukan bahwa hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga selama pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Kepala Dinkes Kulonprogo Susilaningsih mengungkapkan berdasarkan data sementara, sekitar 34% warga yang mengikuti CKG terdeteksi mengalami hipertensi. Sementara itu, diabetes melitus menempati posisi kedua dengan temuan sekitar 6%.
Advertisement
“Dari data kami, penyakit hipertensi ditemukan mencapai 34 persen, sedangkan diabetes melitus sekitar 6 persen,” kata Susilaningsih kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).
Ditemukan pada Usia Produktif hingga Lansia
BACA JUGA
Menurut Susilaningsih, temuan tersebut berasal dari peserta pemeriksaan yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia produktif hingga lanjut usia (lansia).
Setelah penyakit terdeteksi melalui pemeriksaan, Dinkes Kulonprogo langsung melakukan tindak lanjut berupa penanganan medis, termasuk pemberian obat untuk membantu mengontrol kondisi kesehatan pasien.
“Apalagi penderita hipertensi dan diabetes melitus harus rutin mengonsumsi obat,” ujarnya.
Partisipasi Warga Masih Rendah
Meski program CKG sudah berjalan di berbagai lokasi, cakupan masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut masih tergolong rendah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, hingga akhir 2025 cakupan program CKG di Kulonprogo baru mencapai sekitar 17%.
Susilaningsih menduga rendahnya partisipasi masyarakat dipengaruhi kekhawatiran warga jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit tertentu.
“Saya menduga warga khawatir jika nantinya ikut CKG didiagnosis menderita penyakit tertentu dan harus minum obat untuk menanggulanginya,” katanya.
Perluasan Layanan ke Instansi
Untuk meningkatkan cakupan layanan, Dinkes Kulonprogo berencana memperluas pelaksanaan CKG tidak hanya di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), tetapi juga ke berbagai instansi.
Pada periode Maret hingga April 2026, program ini rencananya akan menyasar kantor-kantor kepolisian sektor (Polsek) di wilayah Kulonprogo.
“Rencananya Maret–April ini kami akan menyasar Polsek-polsek yang ada di Kulonprogo untuk percepatan capaian CKG,” jelas Susilaningsih.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir mengikuti cek kesehatan gratis, karena program tersebut bertujuan untuk deteksi dini penyakit agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bareskrim Geledah 3 Perusahaan Emas Surabaya Terkait TPPU Rp25,9 T
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 12 Maret 2026, Berangkat dari Stasiun Tugu
- Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 12 Maret, Berangkat dari Stasiun Palur
- Mobil Listrik Geely EX2 Resmi Mengaspal di Jogja, Ini Spesifikasinya
- Jadwal Imsakiyah Jogja Kamis 12 Maret 2026: Imsak 04.18 WIB
- Libur Lebaran 2026, Pengamanan Wisata Pantai Bantul Diperketat
Advertisement
Advertisement







