Advertisement
10 Gerai KDMP di Bantul Hampir Rampung, Tunggu Peresmian
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja - Yosef Leon
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 10 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Bantul hampir rampung dibangun, namun hingga kini belum difungsikan karena masih menunggu kebijakan peresmian dari pemerintah.
Gerai-gerai tersebut tersebar di sejumlah kalurahan, di antaranya Tirtonirmolo (Kasihan), Trimurti (Srandakan), Selopamioro, Wukirsari, dan Girirejo (Imogiri). Selain itu, pembangunan juga dilakukan di wilayah Pleret, Murtigading dan Srigading (Sanden), Baturetno (Banguntapan), serta Donotirto (Kretek).
Advertisement
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menyampaikan bahwa progres pembangunan secara umum telah sesuai target.
“Rata-rata sudah selesai dan hampir selesai,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
BACA JUGA
Belum Beroperasi, Tunggu Arahan Pusat
Meski pembangunan fisik telah rampung, pemanfaatan gerai belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pemkab Bantul masih menunggu kebijakan lanjutan terkait operasional dan peresmian gerai KDMP.
“Untuk peresmian menunggu kebijakan lebih lanjut,” kata Prapta.
Diketahui, pembangunan gerai ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan PT Agrinas serta melibatkan unsur TNI.
Ke depan, gerai KDMP dirancang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat desa. Layanan utama meliputi penjualan beras, sembako, pupuk, hingga menjadi pangkalan distribusi gas.
Tak hanya itu, gerai juga akan menyediakan layanan tambahan seperti penjualan alat tulis kantor (ATK) serta fasilitas pembayaran daring untuk berbagai tagihan, termasuk listrik.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, mengungkapkan bahwa bangunan gerai di wilayahnya bahkan sudah selesai sejak beberapa waktu lalu, namun belum difungsikan.
“Kami masih menunggu arahan,” ujarnya.
Lokasi gerai yang strategis menjadi nilai tambah tersendiri. Beberapa gerai berada dekat dengan sekolah dan pondok pesantren, sehingga berpotensi memperluas layanan, termasuk penyediaan kebutuhan pelajar.
“Di dekat gerai ada sekolah, sehingga kami akan membuka layanan ATK untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah,” jelas Susilo.
Seusai seluruh proses administrasi dan peresmian rampung, gerai KDMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus mempermudah akses layanan kebutuhan dasar masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Dorong Peran Baru Indonesia-Jepang di Tengah Geopolitik Dunia
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement





