Advertisement
Video Call Terakhir Praka Farizal di Lebanon Jadi Kenangan Keluarga
Istimewa / Supinah (kiri) dan Senam (kanan) keduanya merupakan ibu dan ayah dari Praka Farizal anggota TNI yang meninggal dunia di Lebanon
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO— Kepulangan Praka Farizal Rhomadhon yang tinggal menunggu hitungan hari berubah menjadi kabar duka bagi keluarga di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo. Sang prajurit gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Keluarga menyebut Farizal seharusnya menyelesaikan tugas pada akhir April 2026 dan dijadwalkan pulang pada Mei. Jadwal kepulangan bahkan sudah diterima pihak keluarga sebelum kabar duka datang.
Advertisement
Ibunda Farizal, Supinah, mengaku hampir setiap hari berkomunikasi dengan anaknya selama bertugas dalam misi UNIFIL. Komunikasi dilakukan melalui pesan singkat hingga video call.
“Dia itu baik walaupun tengah bertugas selalu bilang ke saya dan ayahnya, setiap saat WhatsApp,” kata Supinah, Selasa (31/3/2026).
BACA JUGA
Dalam setiap percakapan, Farizal juga kerap disambungkan dengan istri dan anaknya yang kini berada di Aceh. Keluarga bahkan sempat menanyakan rencana kepulangan menantunya ke Kulonprogo.
Supinah menuturkan, dalam beberapa waktu terakhir kondisi di lokasi tugas semakin tidak menentu. Farizal sering menyampaikan harus masuk bunker saat sirene peringatan berbunyi akibat situasi konflik.
“Kalau ada sirene itu harus masuk ke bunker berapa jam, terus aman ke luar,” ujarnya.
Farizal diketahui telah bertugas di Lebanon sejak April tahun lalu. Ia merupakan lulusan SMA tahun 2016 yang langsung mendaftar menjadi anggota TNI karena cita-citanya sejak muda.
Menurut Supinah, anaknya memang sudah bertekad menjadi prajurit. Bahkan, saat diminta melanjutkan kuliah, Farizal menolak dan memilih mengejar karier di militer.
“Dari SMA itu senangnya memang cita-cita menjadi TNI, saya suruh kuliah tidak mau,” katanya.
Kini, sang ayah, Senam, masih menunggu kedatangan jenazah putra bungsunya tersebut. Keluarga telah memutuskan pemakaman akan dilakukan di kampung halaman.
Farizal akan dimakamkan di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo, sekitar 500 meter dari rumah duka.
Lurah Sidorejo, Sutrisna, menyebut seluruh persiapan pemakaman telah dilakukan, termasuk untuk prosesi secara militer.
“Kami sudah siap baik pemakaman secara militer,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prajurit RI Gugur di Lebanon, MPR Desak PBB Agar Israel Disanksi Tegas
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement






