Advertisement

Cuaca Ekstrem Sleman, Longsor hingga Pohon Tumbang di 4 Kapanewon

Catur Dwi Janati
Sabtu, 11 April 2026 - 09:27 WIB
Sunartono
Cuaca Ekstrem Sleman, Longsor hingga Pohon Tumbang di 4 Kapanewon BPBD Sleman melakukan penanganan pohon tumbang imbas hujan dan angin pada Jumat (10/4/2026). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Sleman pada Jumat (10/4/2026) memicu serangkaian dampak di empat kapanewon. BPBD Sleman mencatat sejumlah kejadian talut longsor dan pohon tumbang, dengan Kapanewon Gamping menjadi wilayah paling banyak terdampak

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro menjelaskan hujan sedang hingga lebat yang terjadi menimbulkan sejumlah dampak di Kabupaten Sleman. Peristiwa pohon tumbang, genangan air hingga longsor dilaporkan terjadi di Sleman imbas hujan dan angin yang terjadi.

Advertisement

Hingga pukul 20.00 WIB Jumat malam, dampak hujan dan angin dilaporkan terjadi empat Kapanewon di Kabupaten Sleman. Adapun empat Kapanewon terdampak meliputi Kapanewon Gamping, Kapanewon Mlati, Kapanewon Godean dan Kapanewon Sleman.

Dampak paling banyak dilaporkan terjadi di Kapanewon Gamping. Sebanyak tujuh kejadian dampak hujan dan angin dilaporkan di Kapanewon Gamping. Beberapa kejadian tersebut meliputi dua talut longsor, satu mobil tertimpa atap, tiga rumah warga tergenang, dan satu tanggul jebol akibat banjir.

"Di Cokrowijayan RT 1 RW 18 Banyuraden, Gamping, Sleman terdampak banjir akibat tanggul jebol," terang Bambang pada Jumat (10/4/2026) malam.

Di Getas, Tlogoadi, pohon tumbang di sempadan jalan dan menimpa kabel telepon. Sementara di Bolawen, Tlogoadi, Mlati, sebuah pondasi longsor dan mengancam rumah warga.

Adapun di Godean, tercatat kejadian pohon tumbang menimpa rumah. Lalu di Kapanewon Sleman, pohon tumbang melintang di Jl PJKA-Pangukan.

BPBD Kabupaten Sleman telah melakukan langkah asesmen dan penanganan atas sejumlah peristiwa yang terjadi. BPBD Sleman juga segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait serta mendistribusi bantuan darurat. Bambang memastikan tidak ada dampak korban jiwa akibat cuaca ekstrem ini. "Korban jiwa nihil," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Agenda Keamanan Laut Masuk PBB, Rapat Digelar Akhir April

Agenda Keamanan Laut Masuk PBB, Rapat Digelar Akhir April

News
| Sabtu, 11 April 2026, 13:07 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement