Advertisement

Investasi Kota Jogja Tembus Rp441 Miliar, Didominasi Hotel

Ariq Fajar Hidayat
Jum'at, 24 April 2026 - 03:17 WIB
Sunartono
Investasi Kota Jogja Tembus Rp441 Miliar, Didominasi Hotel Ilustrasi investasi / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Realisasi investasi Kota Jogja pada triwulan pertama 2026 mencapai Rp441,48 miliar, menunjukkan tren positif di awal tahun dan membuka peluang melampaui target tahunan. Data sementara dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat capaian ini masih berada dalam rentang target investasi 2026 yang dipatok antara Rp628 miliar hingga Rp1,045 triliun.

Capaian tersebut berasal dari 1.429 kegiatan usaha yang dilaporkan oleh 396 perusahaan sepanjang Januari hingga Maret 2026. Koordinator Kelompok Substansi Penanaman Modal II DPMPTSP Kota Jogja, Nitya Raharjanta, menyebut angka ini mencerminkan aktivitas investasi yang tetap terjaga.

Advertisement

“Untuk capaian realisasi investasi di Kota Yogyakarta triwulan pertama 2026 sebanyak Rp441 miliar lebih dari 1.429 kegiatan usaha yang dilaporkan,” ujar Nitya, Kamis (23/4/2026).

Dari sisi sektoral, industri perhotelan masih menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi Kota Jogja. Nilai investasi dari hotel berbintang tercatat mencapai sekitar Rp121 miliar.

Selain perhotelan, sektor konstruksi gedung dan telekomunikasi juga menunjukkan kontribusi signifikan. Investasi pada konstruksi gedung mencapai sekitar Rp86 miliar, sementara sektor telekomunikasi sedikit lebih tinggi dengan nilai sekitar Rp86,2 miliar.

Sektor lain yang masuk dalam lima besar penyumbang investasi adalah restoran dan rumah sakit swasta. Nilai investasi pada sektor restoran mencapai Rp21,9 miliar, sedangkan rumah sakit swasta sebesar Rp13,7 miliar.

Menurut Nitya, capaian pada triwulan pertama ini tergolong memuaskan karena sudah mendekati batas bawah target tahunan. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi pencapaian investasi hingga akhir tahun.

“Ini masih dalam range target kita, dan harapannya bisa mencapai bahkan melebihi target di akhir tahun,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan tren investasi di Kota Jogja dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan konsisten. Pada 2024, realisasi investasi berada di kisaran Rp900 miliar, kemudian meningkat menjadi sekitar Rp1,04 triliun pada 2025.

“Trennya naik dari 2024 ke 2025, dan 2026 kita harapkan bisa di atas capaian 2025,” katanya.

Pertumbuhan investasi tersebut didorong oleh bertambahnya hotel baru serta ekspansi sektor telekomunikasi. Sepanjang 2025, terdapat sekitar lima hotel yang mulai beroperasi, baik pembangunan baru maupun hasil renovasi.

“Hotel-hotel ini saat operasional melaporkan realisasi investasinya secara penuh sehingga angkanya besar,” jelasnya.

Di sisi lain, pengembangan infrastruktur telekomunikasi turut memperkuat kinerja investasi. Sejumlah penyedia layanan memperluas jaringan melalui pembangunan BTS dan fiber optik.

“Ada beberapa provider yang mengembangkan usahanya sehingga catatan sektor telekomunikasi menjadi positif,” katanya.

Dampak investasi juga terlihat pada penyerapan tenaga kerja di Kota Jogja. Pada triwulan pertama 2026, realisasi investasi tersebut mampu menyerap sebanyak 1.244 tenaga kerja.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sektor hotel dan restoran menjadi perhatian utama karena kontribusinya yang besar terhadap pajak daerah.

“Capaian ini memuaskan dan membuat kami optimistis target investasi tahun ini bisa terlampaui,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

WNA Rusia Terjebak Tebing Cemongkak, Dievakuasi Helikopter

WNA Rusia Terjebak Tebing Cemongkak, Dievakuasi Helikopter

News
| Jum'at, 24 April 2026, 04:47 WIB

Advertisement

Vietnam Terapkan Kartu Kedatangan Digital di Bandara

Vietnam Terapkan Kartu Kedatangan Digital di Bandara

Wisata
| Rabu, 22 April 2026, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement