Advertisement

Lahan Parkir di Atas Sungai Disiapkan di Taman Kuliner Wonosari

David Kurniawan
Minggu, 26 April 2026 - 19:37 WIB
Sunartono
Lahan Parkir di Atas Sungai Disiapkan di Taman Kuliner Wonosari Pengendara motor sedang melintas di dekat jembatan yang sungainya akan ditutup oleh pemkab untuk jadi tempat parkir di Taman Kuliner Wonosari, Jumat (24/4).Harian Jogja - David Kurniawan.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengembangan Taman Kuliner Wonosari menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pada 2026, salah satunya melalui pembangunan area parkir di atas aliran sungai dengan anggaran mencapai sekitar Rp1 miliar. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus menata kendaraan agar tidak lagi memadati badan jalan di sekitar kawasan kuliner pusat Kota Wonosari.

Penguatan fasilitas ini diungkapkan Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, yang menyebut penataan parkir menjadi bagian strategis upaya memperkuat daya tarik kawasan Taman Kuliner. Dengan ketersediaan lahan parkir baru, kendaraan pengunjung diharapkan lebih tertib dan tidak lagi parkir sembarangan di sepanjang tepi jalan yang selama ini kerap macet.

Advertisement

“Sudah disiapkan anggaran Rp1,03 miliar untuk proyek penutupan ini,” kata Ashari, Ahad (26/4/2026).

Rencana teknisnya, penutupan aliran sungai akan dimulai pada Juni mendatang. Namun, pengerjaan tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya sepanjang 45 meter. Bagian atas konstruksi nantinya akan dimanfaatkan bukan hanya sebagai area parkir roda dua dan roda empat, tetapi juga sebagai ruang aktivitas publik yang mendukung kegiatan di Taman Kuliner Wonosari.

Meski demikian, proyek ini masih berada dalam tahap perencanaan, termasuk penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang menjadi acuan untuk menilai kewajaran harga pekerjaan sekaligus dasar penetapan jaminan pelaksanaan. “Kami rencanakan masa pembangunan dimulai Juni dan berlangsung selama empat bulan. Kami juga ada rencana perluasan area Taman Kuliner di tahun ini dengan anggaran Rp800 jutaan,” jelas Ashari.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul, Choirul Agus Mantara, menegaskan bahwa pembenahan Taman Kuliner Wonosari dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada 2026, Pemkab memperluas kawasan dengan memanfaatkan lahan bekas lapangan tenis di samping kawasan Taman Kuliner sebagai penampungan pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya beraktivitas di sisi barat Alun‑Alun Wonosari.

Perluasan tersebut mengacu pada kesepakatan dengan para pedagang yang berkenan direlokasi ke Taman Kuliner, demi mendukung penataan kota yang lebih tertib. “Sebenarnya juga ditawarkan untuk pindah ke area di Pasar Besole di Kalurahan Baleharjo, tapi para pedagang memilih di Taman Kuliner,” kata Mantara.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan tersebut menambahkan, kebijakan relokasi PKL dari Alun‑Alun Wonosari dilakukan untuk menyesuaikan fungsi alun‑alun sebagai ruang publik yang bersih dari aktivitas perdagangan dan usaha lainnya, sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Saat ini, kawasan alun‑alun sudah tidak lagi diisi aktivitas berjualan sehingga lebih nyaman sebagai ruang terbuka sosial warga.

“Kawasan alun‑alun harus bersih dari kegiatan berjualan maupun aktivitas usaha lainnya sehingga dilakukan penertiban. Untuk saat ini tempat tersebut sudah tidak ada yang berjualan lagi,” ucap Mantara.

Di sisi lain, pembangunan fasilitas parkir di atas sungai di Taman Kuliner Wonosari diharapkan mampu menampung lonjakan pengunjung dan mendukung proses relokasi PKL yang telah berjalan, sehingga kawasan kuliner tersebut tampil lebih tertata, aman, dan nyaman untuk dikembangkan sebagai destinasi kuliner unggulan di Kabupaten Gunungkidul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Magang Nasional 2026-2027 Kuota Naik Jadi 250 Ribu Peserta

Magang Nasional 2026-2027 Kuota Naik Jadi 250 Ribu Peserta

News
| Minggu, 26 April 2026, 22:27 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement