Selama Pembangunan Sisi Barat Malioboro, Andong Bisa Mangkal di Sini

Ilustrasi Malioboro. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
10 April 2018 16:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh menjelaskan selama pembangunan jalur pedestrian sisi barat, moda transportasi tradisional tersebut masih bisa ngetem (menunggu penumpang) di lokasi yang ditentukan.

Ke depan, ada alternatif lokasi mangkal yang juga disediakan bagi andong dan becak. "Yakni ruang-ruang ‘cerukan’ di sisi barat pedestrian setiap sekitar 50 meter atau sekitar 100 meter," katanya.

Ruang-ruang ‘cerukan’ yang disediakan sebagai lokasi mangkal dapat menampung sekitar 28 andong dan sekitar 50 becak. Diakuinya secara kapasitas ruang tersebut tidak mampu menampung seluruh andong dan becak di Malioboro.

"Di Malioboro ada sekitar 100 andong dan sekitar 600 becak dari 60 kelompok becak. Kami ingin memahamkan andong dan becak adalah kendaran premium, sehingga perlu ada pembatasan saat pedestrian penuh berlaku," harapnya.