Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi sapi/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Lalu lintas hewan kurban mulai diawasi sejak 30 hari jelang Iduladha. Selain itu, titik penyembelihan yang akan dilakukan oleh masyarakat juga akan dipetakan lebih awal.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jogja Sugeng Darmanto mengatakan meskipun hari raya Iduladha tahun ini masih masih sebulan lagi namun sejumlah antisipasi terkait hewan kurban mulai dilakukan.
"Sejauh ini memang belum ada peningkatan lalulintas hewan yang signifikan. Meski pengawasannya kewenangan propinsi, namun kami tetap mengecek surat keterangan sehat dari daerah asal," kata Sugeng, Senin (9/7/2018).
Selain lalulintas hewan kurban, Dinas juga melakukan pendataan titik penyembelihan. Alasannya, setiap tahun ada penambahan titik penyembelihan hewan kurban.
"Tahun ini kami petakan sejak dini berapa jumlah lokasi dan persebarannya. Data itu sangat penting bagi kami untuk menentukan pelayanan saat penyembelihan hewan kurban," katanya.
Menurutnya, panitia penyembelihan hewan kurban biasanya membagi ke dalam beberapa kelompok jika anggotanya bertambah. Padahal lahan di Jogja cukup terbatas sehingga bisa menyulitkan kelompok tersebut untuk mencari lokasi penyembelihan.
Untuk mengurangi masalah itu, Pemkot akan mengintensifkan keberadaan rumah pemotongan hewan (RPH) Giwangan. "RPH Giwangan akan dimaksimalkan untuk melayani panitia hewan kurban," katanya.
Dikarenakan kapasitas RPH Giwangan terbatas, dibutuhkan rekayasa penjadwalan agar kepentingan masyarakat bisa dijembatani. Jika sejak awal Dinas sudah memiliki data jumlah hewan kurban yang akan disembelih di sejumlah titik penyembelihan, maka RPH juga bisa menyiapkan antisipasinya.
"Jadi kapasitas RPH akan disesuaikan juga dengan jumlah petugas di RPH. Tahun lalu sehari bisa menyembelih 40 hewan kurban," imbuh Sugeng.
Di samping mengintensifkan petugas di RPH Giwangan, Dinas juga akan membentuk tim pemantau kesehatan hewan. Setiap tahun, tim tersebut berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Hewan UGM.
"Tahun lalu lokasi penyembelihan yang terdata ada sekitar 600 titik. Kalau tahun ini ada penambahan titik lokasi penyembelihan, maka secara otomatis tim pemantau yang dibutuhkan juga harus ditambah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.