PELEMPARAN BATU GUNUNGKIDUL: Dua Pelaku Ternyata Di Bawah Pengaruh Alkohol

Barang bukti mobil yang rusak akibat lemparan pelaku diamankan di Polsek Wonosari, Jumat (13/7/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
13 Juli 2018 16:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, dua pelaku pelemparan  batu di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari yang berinisial WS dan IK, ternyata berada di bawah pengaruh alkohol.

Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Nugroho mengatakan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait tindakan tersebut. Namun, pengakuan mengejutkan diperoleh pihak kepolisian. "Dari hasil pemeriksaan mereka mengaku menengak minuman keras sebelum melakukan pelemparan batu. Tetapi mengakunya tidak sampai mabuk," kata Nugroho, Jumat (13/7/2018).

Kedua pelaku, kata dia, mengaku pelemparan batu dilakukan secara spontan tanpa perencanaan. Selain itu pelaku juga mengaku tidak kenal dengan korban. "Hanya di satu lokasi, tidak ada lokasi lain. Mereka membawa satu buah batu," ucapnya.

Hingga saat ini keduanya terus diperiksa. Ia mengatakan keterangan dua pelaku sama, belum ada kejanggalan atau perbedaan pernyataan. Keduanya saat ini disangkakan dengan pasal 406 KUHP tentang pengerusakan. Menanggapi kasus pelemparan itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan peningkatan pengamanan terutama malam hari.

"Saat ini kami sudah membentuk tim Progo Sakti untuk upaya antisipasi. Ada 50 personel gabungan dalam satgas itu. Mereka terdiri dari beberapa fungsi diantaranya reskrim, intel dan sabhara," ujar Fuady.

Ia mengatakan akan lebih memantau tempat sepi pada malam hari yang rawan tindak kriminal. Fuady juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati, dan melaporkan ke pihak kepolisian jika terjadi hal mencurigakan.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia