Klithih Beraksi di Gunungkidul, Lempar Batu pada Mobil, 2 Pelaku Tertangkap dan Dihajar Warga

Barang bukti mobil yang rusak akibat lemparan pelaku diamankan di Polsek Wonosari, Jumat (13/7/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
13 Juli 2018 11:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Aksi klithih kembali terjadi pada Kamis (12/7/2018) dinihari, akibat kejadian itu kaca mobil warga Watu Gilang A, Desa Mulusan, Paliyan, Hamzah Arfah Susanto, rusak.

Kejadian sendiri bermula ketika Hamzah dari arah Wonosari menuju Paliyan. Sesampainya di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, dia kaget ketika mobilnya dilempar batu pada bagian kaca depan hingga pecah, oleh pengendara motor yang berboncengan.

Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Nugroho mengatakan setelah itu, korban kemudian putar balik dan mengejar dua orang yang diduga melempar batu.

Setelah berhasil dihentikan, warga yang berada disekitar lokasi kemudian beramai-ramai menghajar dua orang pemuda itu. Warga semakin beringas lantaran keduanya berbelit-belit ketika dimintai keterangan warga. Keduanya pun babak belur dihajar massa.

"Kejadiannya malam sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Dua orang pemuda itu diamankan warga dan digelandang ke Polsek Wonosari," kata Nugroho, Jumat (13/7/2018).

Pelaku pelempar sendiri diketahui warga Serut, Gedangsari berinisial WS,25, dan pengendara motor, berinisial IS,32, warga Prambanan, Sleman.

Dikatakan Nugroho pengakuan WS ia melakukan pelemparan lantaran dendam, sebab ia pernah dihajar warga saat berwisata di Tawangmangu.

Namun alasan tersebut masih didalami pihak kepolisian, karena masih tidak wajar. "Alasannya mereka dendam dan mengincar mobil plat AD seusai pulang dari Pantai Sepanjang, namun salah sasaran," katanya.