Jembatan Garuda Rejosari Dibangun, Warga Tak Lagi Bergantung Crossway
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Suasana rumah kontrakan GM di Dusun Kerto, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kamis (12/7/2018) Seorang warga Bantul berinisial GM diamankan Densus Anti Teror 88 di Dusun Kerto, Pleret, Pleret, Rabu (11/7/2018) sore. Ia ditangkap seusai menjalankan Salat Ashar di masjid desa setempat. Sehari setelah penangkapan, kondisi rumah yang ditinggali tertutup, tetapi dari balik jendela rumah terlihat dua anak GM sedang bermain-main. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL--Kapolres Bantul Sahat M Hasibuan mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Upaya ini dirasa efektif guna menangkal penyebaran paham radikal di masyarakat. Hal ini disampaikan setelah Densus Densus Antiteror 88 menangkap warga terduga teroris beberapa waktu lalu di Bantul.
“Semua harus ikut berpartisipasi dan tidak hanya polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Sahat saat dihubungi, Jumat (13/7/2018).
Menurut dia, warga yang paling tahu bagaimana kondisi di wilayah masing-masing. “Tidak perlu jauh-jauh. Pengamanan bisa dilakukan di lingkungan sekitar seperti siskamling,” ucapnya.
Sahat berpesan warga harus ikut mengawasi kedatangan orang baru. Hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasi penyebaran paham-paham radikal di masyarakat. “Ya kalau ada orang baru ditanyai asal dan maksud tujuan datang. Upaya ini sudah membantu polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” jelasnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Bupati Bantul Suharsono. Menurut dia, penangkapan dua warga oleh anggota Densus Antiteror 88 tidak perlu dikhawatir warga karena permasalahan tersebut sudah ditangani dengan baik. “Saya akan pantau terus perkembangan penangkapan itu,” kata Suharsono.
Dia pun berharap masyarakat membantu petugas keamanan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif. “Masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan menjaga lingkungan masing-masing,” kata Bupati.
Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (11/7/2018) di wilayah Bantul terjadi penggerebekan oleh Densus 88. Penggerebekan pertama dilakukan di Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan. Sedang penangkapan kedua terjadi di Dusun Kerto, Desa Pleret, Pleret.
Salah seorang warga Kerto, Nur Habibah membenarkan adanya penangkapan terhadap GM oleh Densus 88. Dia ditangkap seusai menjalani salat berjamah di masjid setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Prabowo menjelaskan Prabowonomics sebagai arah kebijakan ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Bulog telah menyerap 3,5 juta ton setara beras hingga 24 Juli 2026 atau 87 persen dari target nasional 4 juta ton.