Ratusan Warga Ikut Periksa Kesehatan Gratis di RSUD Panembahan Senopati

Bupati Bantul Suharsono saat melakukan cek kesehatan dalam acara bakti sosial dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-187 di Balai Desa Trimulyo, Jetis, Rabu (18/7/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
18 Juli 2018 23:17 WIB David Kurniawan Bantul Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, BANTUL– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul menggelar bakti sosial dan pemeriksaan gratis di Balai Desa Trimulyo, Jetis, Rabu (18/7/2018). Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-187.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Panembahan Senopati Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, bakti sosial yang digelar sesuai dengan visi Kabupaten Bantul untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera berdasarkan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan dan kebangsaan dalam NKRI.

Selain itu, acara ini juga sebagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-187. “Bakti sosial juga terselenggara berkat kerjasama dengan OPD dan intansi laing di lingkup Pemkab Bantul,” kata Agus kepada wartawan, Rabu.

Dia menjelaskan, bakti sosial ini diselenggarakan dengan melakukan beberapa kegiatan seperti operasi pasar hingga pembagian sembako uuntuk keluarga kurang mampu.

Sementara itu, untuk pemeriksaan kesehatan, selain memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat, juga dilaksanakan pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, kolseterol hingga asam urat.

“Untuk cek tekanan darah dan gula diberikan ke 300 warga, kolesterol 150 orang, untuk asam urat sebanyak 150 orang dan tes deteksi dini kanker serviks untuk 50 orang,” katanya.

Dia menambahkan, dalam bakti sosial ini juga diselenggarakan donor darah untuk menambah stok darah di PMI. “Kami bersyukur karena semua acara berjalan dengan lancar,” katanya.

Bupati Bantul Suharsono mengatakan, pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk menjaga kondisi masing-masing orang. Oleh karenanya, untuk mengecek kesehatan sangat tergantung dengan kesadaran masing-masing individu. “Ya kalau saya rutin, hampir seminggu dua kali melakukan cek kesehatan,” katanya.

Menurut dia, cek kesehatan ini sangat penting, khususnya untuk mengindari potensi penyakit yang serius karena dapat dideteksi sejak awal. “Coba kalau tidak dicek, kita tidak akan tahu kondisi kesehatan seperti apa,” ungkapnya.

Suharsono pun memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan bakti sosial yang digalang RSUD Panembahan Senopati bersama instansi lainnya. “Kegiatan ini sangat bagus karena dapat membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Ad Tokopedia