30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Ketiga dari kanan) menyerahkan kenang-kenangan kepada Mahfud MD dalam seminar kebangsaan di Pendopo Parasamya, Komplek Pemkab Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (FCNU) Bantul menggelar seminar kebangsaan di Pendopo Parasamya, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, Sabtu (4/8/2018). Seminar tersebut untuk lebih merekatkan kerukunan dan menangkal paham-paham radikalisme.
Hadir dalam seminar tersebut sebagai pembicara, yakni mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD; angota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Antonius Benny Susetyo; Sekjen PBNU, Helmy Faizal Zaini; dan Sekretaris Jenderal Majelis Pemusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia, Shofiyullah Muzammil.
Ketua Panitia Seminar Kebangsaan, Hetvigis Hastawening mengatakan seminar dengan tema \'Dari Bantul Meneguhkan Kerukunan Menuju Indonesia Damai Sejahtera\' itu digelar atas keprihatinan masih maraknya radikalisme di berbagai daerah. Pihaknya bekerjasama dengan ormas NU pun sepakat menggelar seminar bersama, kemudian difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bantul.
Seminar yang dihadiri seratusan orang dari tokoh msyarakat, tokoh agama, dan pemuda itu berlangsung sekitar tiga jam, "Sambutannya luar biasa, acara semacam ini perlu dilanjutkan untuk mewujudkan Bantul bersatu," ujar Hetvigis.
Ketua PCNU Bantul, Yasmuri mengatakan kerukunan di Bantul sudah terjalin sejak dulu. Namun tidak menutup kemungkinan ada letupan-letupan kecil yang dapat merusak kebersamaan. Karena itu kegiatan penguatan kebangsaan yang melibatkan lintas agama dan golongan perlu terus digelorakan.
Hasil seminar tersebut akan dideklarasikan sebagai komitmen bersama menjaga kebersamaan dengan harapan kerukunan di Bantul menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi kegiatan seminar kebangsaan yang diinisiasi FMKI dan NU tersebut. Terlebih saat ini menghadapi tahun politik. Jelang pemilu 2019 ini bakal ada potensi perpecahan akibat perbedan pandangan politik. Karena itu potensi tersebut perlu diredam dengan mengedepankan persatuan dan kedamaian.
"Semua pihak perlu menjaga persatuan dan kedamaian semua komponen, baik komponen agama, golongan, dan budaya," kata Halim.
Ia menyatakan dalam demokrasi semua orang bebas mengekspresikan pilihan politiknya masing-masing dan hal tersebut wajar untuk membangun bangsa.
Namun Halim berharap dalam mengekspresikan pilihannya tidak ada provokasi-provikasi yang berpotensi konflik dan mengancam perpecahan. Ia meyakini kerukunan dan kebersamaan masyarakat Bantul dapat menangkal semua potensi-potensi negatif tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Keuntungan Danantara Rp120 triliun akan masuk APBN 2026 sebagai PNBP Lainnya dan memberi ruang untuk menjaga outlook defisit.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.
Dortmund menang 2-0 atas Hamburg pada pekan pertama Liga Jerman. Serhou Guirassy dan Giannis Konstantelias mencetak gol kemenangan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian membuka peluang negosiasi dengan AS dengan syarat tindakan kedua pihak harus timbal balik dan proporsional.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.