Nelayan Gunungkidul Mulai Panen Gurita, Sekali Melaut Dapat 15 Kg
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
Petugas BPJS Ketenagakerjaan melayani warga di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/6/2017)./Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, BANTUL -- Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Bantul Unggul Syaflan berkomitmen terus menyosialisasikan kepesertaan kepada seluruh pekerja. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggandeng serikat pekerja di Bumi Projotamansari.
“Belum semua pekerja terlindungi jaminan sosial, salah satunya BPJSTK,” kata Unggul kepada wartawan, Minggu (30/9/2018).
Menurut dia, potensi angkatan kerja di Bantul mencapai 43.000 orang. Hanya, dari jumlah ini yang baru terlindungi jaminan sebanyak 26.137 pekerja. “Masih ada sekitar 17.000 pekerja yang belum terlindungi. Jumlah ini masih bisa bertambah karena masih ada yang bekerja di sektor nonformal tetapi belum masuk di dalam data,” ucap Unggul.
Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan untuk memaksimalkan kepesertaan dengan menggandeng serikat pekerja. Guna memudahkan kerja sama, BPJS Ketenagakerjaan Bantul menyelenggarakan event mancing bareng bersama serikat pekerja dan awak media.
Ungiek, sapaan akrab Unggul menuturkan, event mancing bersama yang diselenggarakan di kolam pemancingan Desa Sitimulyo, Piyungan, Minggu kemarin memiliki banyak manfaat. Kegiatan mancing bersama selain untuk mempererat tali persaudaraan, juga mempermudah koordinasi guna peningkatan partisipasi BPJSTK.
“Jangan salah wartawan juga harus diberikan sosialisasi karena ada sebagian dari awak media yang tidak mendapatkan jaminan dari kantor tempat bekerja. Jadi, kami akan terus sosialisasi sehingga kepesertaan bisa terus ditingkatkan,” kata dia.
Kepesertaan BPJSTK terdiri dari jaminan kecelakaan kerja, kematian hingga hari tua. Ketiga jaminan ini disesuaikan dengan gaji yang dimiliki oleh masing-masing pekerja. “Untuk iuran tidak sepenuhnya ditanggung pengusaha, tetapi pekerja juga ikut membayar yang diambil dari gaji per bulan,” ucap Unggul.
Menurut dia, kepesertaan BPJSTK sangat membantu pekerja saat terjadi insiden. Sebagai contoh saat terjadi kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung dan pekerja akan mendapatkan santunan tidak mampu bekerja. “Hal yang sama juga diberikan saat terjadi kematian akan ada kompensasi yang diberkan kepada keluarga pekerja,” jelasnya.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bantul, Ponijan berkomitmen untuk membantu meningkatkan partisipasi BPJSTK. Menurut dia, salah satu cara yang dilakukan dengan mendorong agar pengusaha mau memberikan jaminan perlindungan sosial bagi pekerja. “Kami akan terus berjuang karena jaminan perlindungan ini adalah hak yang wajib diberikan kepada karyawan,” katanya.
Diungkapkan dia, selain terus mendorong pengusaha, upaya kepesertaan juga akan menggandeng forum guru tidak tetap (GTT) di Bantul. “GTT juga butuh perhatian karena juga tidak mendapatkan jaminan. Jadi harapannya, ada pemberian jaminan kerja kepada guru-guru berstatus honorer,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
JPSM Sehati Sleman siap mendorong pembentukan KPSM di seluruh padukuhan untuk memperluas pemilahan dan pengelolaan sampah mandiri.
Kejagung mengungkap enam perusahaan yang dikendalikan Arif Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.