Petani Cabai Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo
12 Oktober 2018 16:17 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO -Seorang petani cabai ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam lima meter, di ladang cabai miliknya, Dusun Klewonan, Desa Triharjo, Jumat (12/10/2018). Diduga lelaki berusia 50 tahun itu sudah tak bernyawa 12 jam sebelum ditemukan.

Kepala Dusun Jombokan, Sugiarto mengungkapkan, korban bernama Ambar Tri Ampriyanto, warga Dusun Jombokan, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih. Korban diketahui pergi dari rumah, berpamitan menyirami cabai dan mencari pakan ternak, sejak Kamis (11/10/2018). Namun, sampai maghrib ia tak pulang ke rumah.

"Kemudian istrinya baru mencari korban tadi siang. Korban ditemukan tewas di dasar sumur sekitar pukul 10.00 WIB," ungkapnya, Jumat.

Ia menduga, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur, setelah berusaha mengangkat mesin diesel yang digunakan untuk memompa air sumur. Namun, akibat tak kuat menahan beban ketika menaiki tangga, korban justru terseret dan jatuh sambil memegangi diesel. Sedianya jenazah korban dimakamkan hari ini juga.

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo, Diky Setiawan mengungkapkan, saat ditemukan, korban tenggelam dengan posisi kaki berada di atas. Ada beberapa luka di bagian punggung dan paha korban, kemungkinan karena benturan dengan dinding sumur.

"Proses menaikkan korban ke atas cukup sulit karena sempitnya bibir sumur. Korban sudah diantar langsung ke rumah duka," kata dia.