Ma'ruf Amin Sebut Peroleh Dukungan dari Ponpes Krapyak

KH Maruf Amin saat turun dari kendaraan diterima oleh KH Khairul Fuad yang juga menantu KH Atabik Ali Maksum dalam kunjungan di Ponpes Al Munawwir Krapyak Yogyakarta, Minggu (14/10/2018). - Harian Jogja/Sunartono
14 Oktober 2018 14:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Cawapres KH Ma'ruf Amin menyebut mendapatkan dukungan dari Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak dalam kunjungannya, Sabtu (14/10/2018). Ma'ruf mengaku hanya melakukan silaturahmi bukan kampanye.

KH Ma'ruf Amin mengatakan, kedatangannya di Ponpes Al Munawwir Krapyak mendapat sambutan yang hangat dari para pengasuh dan pimpinan ponpes tersebut. Tak terkecuali ketika berkunjung di kediaman Ibu Nyai Hj Ida Fatimah Zainal di kompleks yang sama.

Ma'ruf mengaku kerap berkomunikasi dengan Nyai Ida berkaitan dengan ekonomi syariah atau bank syariah. Sementara almarhum KH Zainal Abidin Munawwir yang juga suami dari Nyai Hj Ida, juga kerap bertemu dengannya dalam berbagai halaqah pesantren.

"Jadi saya bertemu dengan sahabat saya, kolega saya. Alhamdulillah mereka menerima saya dengan senang hati, dengan gembira mendoakan saya dan mendukung saya. Itu tujuan silaturahmi saya di pondok pesantren," ucap Ma'ruf.

Ditanya soal larangan kampanye di pesantren, Ma'ruf menilai kedatangan untuk silaturahmi sehingga tak menjadi persoalan. "Saya tidak pernah kampanye di pesantren tetapi saya silaturahmi," ujarnya.

Ma'ruf mengatakan sebaiknya dalam berkampanye jangan membawa isu agama, karena masyarakat Indonesia bersifat plural. Sehingga harus mengedepankan keutuhan bangsa, pemberdayaan ekonomi dengan beragam program. "Nggak usah menjelekkan, nggak usah memaki, mendiskreditkan, masing-masing jualan program dan jualan tokohnya saja," katanya.

Pihaknya sudah bersepakat dengan Jokowi sebagai Capres melalui beragam program seperti yang sudah dijalankan di pemerintahan saat ini. Ia meyakini berbagai program yang direncanakan akan menjadi lompatan yang maksimal dalam memajukan Indonesia.

"Kami sudah sepakat dengan beliau, bagaimana landasan, patok, sudah diletakkan Pak Jokowi. Kami akan memaksimalkan manfaat sehingga menjadi potensi yang besar, saya yakin Indonesia akan melakukan lompatan yang besar ke depan," katanya.