Gara-Gara Bakal Ada Bandara Baru, Sejumlah Calon Pengantin di Kulonprogo Diberi Penyuluhan

Warga melintas di kawasan pembangunan NYIA di Kecamatan Temon, Kulonoprogo, beberapa waktu lalu. Harian Jogja/Beny Prasetya
09 November 2018 00:50 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Calon pengantin dan pasangan muda menjadi sasaran Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kencana DIY dalam pelaksanaan penyuluhan rumah tangga di Desa Palihan, Kecamatan Temon Kulonprogo, Kamis (8/11/2018). Mereka dipilih lantaran rentan terkena dampak negatif perubahan psikologis adanya pembangunan bandara Kulonprogo.

Ketua PUSPA Kencana DIY, Asrul Tusna Amminudin mengatakan tiga narasumber yakni masing-masing dari LSM Rifka Annisa, Kantor Kementrian Agama Kulonprogo dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Teratai mengisi materi tentang bagaimana menyikapi permasalahan berikut trik-trik yang solutif dalam mengarungi rumah tangga.

Adapun dipilihnya Desa Palihan sebagai lokasi penyuluhan, lantaran desa tersebut menjadi yang terdekat dengan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA), sehingga dampak negatif dari bandara tentu harus dihindari. "Salah satunya karena perubahan demografi dan tatanan sosial yang perlu disikapi dan diantisipasi sejak dini," ujar Asrul, Kamis.

Asrul menjelaskan Desa Palihan bisa berubah menjadi perkotaan. Dikhawatirkan generasi muda di desa pinggiran ini akan berubah menjadi pemuda perkotaan yang nantinya bisa berefek pada kasus pernikahan dan perceraian dini sebagai akibat pergaulan bebas, minimnya perhatian orang tua atau keluarga identik dengan kota akan melanda desa ini.

Fasilitator Bimbingan Perkawinan, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kulonprogo, Mulyono mengapresiasi penyuluhan ini. Menurutnya kegiatan kni karena seusai program yang tengah digencarkan Pemkab Kulonprogo.

Dikatakan Mulyono, pembinaan para calon pengantin dan pasangan baru sangatlah penting. Mereka harus siap menghadapi kemajuan Kulonprogo. Sehingga Palihan sebagai desa pinggiran akan menjadi metropolitan, pedampingan seperti ini sangat bermanfaat untuk jangka panjangnya.