Tingkatkan Pelayanan, Dinas Kesehatan Kulonprogo Boyongan

Asekda I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kulonprogo, Jumanto (tengah) memotong tali dalam peresmian gedung baru Dinkes Kulonprogo di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wates, Kamis (10/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
10 Januari 2019 14:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo resmi menempati gedung baru yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wates, atau bersebelahan dengan RSUD Wates. Peresmian kantor baru dilaksanakan Kamis (10/1/2019) pagi.

Kepindahan instansi yang mengampu segala hal ihwal kesehatan di Kulonprogo ke gedung baru bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Semoga dengan kepindahan ini kami bisa lebih optimal dalam melayani masyarakat," kata Sekretaris Dinkes Kulonprogo, Bambang Sudaryanto, saat peresmian, Kamis.

Bambang mengatakan sebelum diresmikan jajarannya terlebih dulu melakukan kajian dan telah menempati gadung baru dua lantai itu pada 28 Desember 2018, atau kurang dari dua pekan setelah gedung itu selesai dibangun pada 17 Desember 2018. "Meskipun saranma dan prasarana belum lengkap seperti misalnya tempat parkir yang memadai, kami berharap dalam waktu dekat akan ditambah," ujarnya.

Meski telah pindah, gedung lama yang berlokasi di Jalan Suparman No.1, Wates, tepatnya barat Alun-Alun Wates tetap digunakan sebagai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), dan sebagian lagi difungsikan untuk gudang pestisida, arsip dan fasilitas UKM bagi masyarakat.

Asisten Sekretaris Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kulonprogo, Jumanto, mengatakan dengan peresmian gedung baru ini diharapkan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas dapat bekerja optimal dan memanfaatkan segala aktivitas yang ada dalam melayani masyarakat. "Beberapa kekurangan segera dilengkapi secara bertahap," kata dia.

Menurut Jumanto gedung baru ini jauh lebih representatif dibandingkan gedung lama. Pasalnya lokasinya dekat RSUD Wates sehingga penanganan jika terjadi kasus penyakit yang harus segera ditemukan solusinya bisa cepat teratasi.

Jumanto juga mewanti-wanti agar jawatan tersebut bisa beradaptasi dan ikut serta dalam program Smart City. Perkembangan dunia kesehatan yang makin kompleks dan penyakit yang kian beragam mengharuskan penerapan teknologi informasi perlu disiapkan agar dalam melayani masyarakat maksimal.

"Tugas dan fungsi Dinas Kesehatan Kulonprogo harus beriringan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Program Smart City perlu diadaptasi. Banyak aplikasi yang dapat digunakan misal Bumilku," ucapnya.