Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Penampilan Jatilan Kudho Satria dalam Gelar Seni Tradisi, di panggung terbuka TBY, Sabtu (22/6/2019)./Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali meramaikan akhir pekan dengan Gelar Seni Tradisi Sepanjang Tahun, Sabtu (22/6/2019). Gelaran ini berlangsung setiap Sabtu dan Minggu, sebulan sekali di minggu ketiga, mulai Februari hingga November.
Koordinator Gelar Seni Tradisi, Wasdiyanta, menuturkan gelaran ini sebagai upaya TBY mengekspos kelompok kesenian tradisi di seluruh DIY. "Sekaligus mengapresiasi dan melestarikan seni tradisi di masyarakat," kata dia, Sabtu.
Setiap gelaran, ada empat repertoar yang ditampilkan, terdiri dari tiga seni kerakyatan dan satu wayang di hari pertama. Di hari berikutnya tiga seni kerakyatan dan satu ketoprak sebagai penutup.
Kali ini, sejumlah pengisi acara antara lain Jatilan Kudho Satria sebagai pembuka, dilanjutkan Srandul Basis Budaya, Orkes Keroncong Berangkat dan wayang yang dibawakan dalang muda Kinaung Sunu Prasetya. Semuanya dari Kota Jogja.
Hari kedua, gelaran diisi Jatilan Kudho Pamukti dari Kulonprogo, Jatilan Kreasi Topeng Ireng dari Kota Jogja, Sanggar Sri Panglaras dari Kulonprogo dan ketoprak oleh Langen Wirama dari Kulonprogo.
Gelaran berlangsung mulai pukul 11.00 WIB-17.00 WIB. Panitia sengaja tidak melangsungkan acara sampai malam dengan pertimbangan banyak penampil berasal dari jauh, seperti Kulonprogo dan Gunungkidul.
Kasi Penyajian dan Pengembangan Kebudayaan TBY, Suraya, mengatakan kelompok seni yang tampil di Gelar Seni Tradisi ini adalah mereka yang sudah legal, terdaftar di Dinas Kebudayaan kabupaten atau kota.
Kelompok mengajukan proposal yang diseleksi oleh Dinas Kebudayaan dan dipilih yang telah siap tampil. "Ini sebagai sarana untuk mengedukasi kelompok juga, yang sebelumnya tidak tahu jadi tahu," katanya.
Dengan gelaran rutin ini ia berharap bisa lebih meningkatkan semangat kelompok seni untuk terus eksis. Sebab jika diberi wadah untuk tampil, mereka akan lebih semangat berlatih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.