Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas serta sejumlah elemen sipil melakukan aksi lanjutan #GejayanMemanggil Jilid II di pertigaan Jalan Colombo, Depok, Sleman, Senin (30/9/2019). / Harian Jogja-Gigih Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-- Gerakan #GejayanMemanggil oleh Aliansi Rakyat Bergerak yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, organisasi perempuan dan masyarakat sipil cukup menyita simpati publik. Simpati tersebut muncul sebab gerakan ini murni memperjuangkan aspirasi yang berkaitan dengan nasib rakyat banyak.
Komite Bersama Reformasi (KBR) yang di dalamnya terdiri dari organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, organisasi perempuan serta jurnalis, mendukung penuh dengan berpartisipasi aktif dalam aksi gerakan #GejayanMemanggil.
Terkait adanya rilis yang mengklaim sebagai Jaringan Aktivis ‘98 Jogja atas nama koordiantornya Beny Susanto yang menolak aksi #GejayanMemanggil Jilid 2, sebagaimana dimuat di beberapa media massa, antara lain di Harianjogja.com pada (30/09/2019) pukul 15.07 WIB, KBR menilai rilis tersebut sangat mencederai prinsip-prinsip gerakan reformasi ‘98.
"Dan kami pandang sebagai upaya nyata pelemahan Gerakan Rakyat," kata Kordinator Umum Komite Bersama Reformasi (KBR), Ahmad Hedar, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (1/10/2019).
Sebagai wujud dukungan dan tanggungjawab untuk memperjuangkan aspirasi rakyat banyak, KBR secara tegas mendukung penuh Aliansi Rakyat Bergerak yang tergabung dalam aksi #GejayanMemanggil beserta tuntutannya.
"Mengutuk upaya pelemahan dan penggembosan aksi #GejayanMemanggil2 yang dilakukan oleh Beny Susanto yang mengklaim dirinya sebagai koordinator Jaringan Aktivis ’98 Jogja," tambahnya.
Selanjutnya, ia mengajak segenap elemen gerakan rakyat, baik mahasiswa, pelajar, organisasi perempuan dan masyarakat sipil untuk mewaspadai upaya penggembosan gerakan dan selanjutnya tetap terlibat aktif dalam aksi-aksi lanjutan #GejayanMemanggil, baik yang dilakukan di jalanan maupun aksi-aksi lain yang relevan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan