Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi jalan tol./JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemda DIY mulai mengantisipasi pergerakan spekulan tanah di wilayah terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja-Bawen. Pemda meminta perangkat desa untuk tidak sembarangan mengumbar data wilayah yang dilalui jalur tol.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Prayitno mengatakan tim persiapan pembangunan jalan tol sudah memiliki strategi untuk mengantisipasi spekulan tanah.
“Kami sudah mengantisipasi masalah spekulan tanah. Kami akan memberikan undangan khusus kepada warga terdampak untuk mengikuti sosialisasi,” katanya, Selasa (19/11/2019).
Pemda DIY juga sudah meminta agar seluruh perangkat desa tidak mengumbar data atau menduplikasi data yang ada. Data tersebut diberikan kepada aparat desa agar mereka memiliki informasi akurat untuk disampaikan kepada warga.
“Saya yakin data tersebut tidak akan diduplikasi. Mereka [kepala desa] juga sudah menandatangani perjanjian [untuk tidak menduplikasi data],” kata dia.
Setelah memberikan sosialisasi kepada perangkat desa, kata Krido, Pemda DIY akan mengganti statu tanah dari Letter C menjadi sertifikat atau mengganti sertifikat. “Setelah nanti terbit IPL [izin penetapan lokasi], lokasi terdampak akan diberi patok,” katanya.
Dia mengatakan, tim sudah memiliki tabel dan seluruh data status serta kepemilikan tanah yang masuk dalam proyek tersebut, termasuk data-data izin mendirikan bangunan (IMB). “Itu [IMB] yang menentukan nilai ganti untungnya. Kalau IMB baru diurus, tentu kami punya data tanggal pembuatannya,” kata Krido.
Kepala Kantor Wilayah BPN DIY Tri Wibisono juga mengingatkan agar kepala desa menjaga data tersebut dan tidak menyalahgunakannya.
“Data awal tersebut diberikan agar kades ikut mengidentifikasi status tanah. Apakah tanah kas desa, tanah wakaf dan lainnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.