Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kasatreskrim Polresta Jogja, Kompol Sutikno, menunjukkan dua pelaku pencuri dan barang bukti, di Mapolresta Jogja, Sabtu (28/12/2019). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-- Polresta Jogja mengungkap jaringan pencuri rumah yang membobol rumah di dua TKP, yakni di Bausasran, Danurejan, dengan korban Achmat Wrat Songko pada pada Kamis (19/12/2019) dan TKP kedua di Muja-Muju, Umbulharjo, dengan korban Ahmad Lashido pada Selasa (24/12/2019).
Kasatreskrim Polresta Jogja, Kompol Sutikno, menuturkan ada lima pelaku dalam jaringan ini, dengan status empat telah diamankan, yakni AZ, IW dan FB, lalu dua masih DPO, yakni IN dan HN. “Kelompok ini melancarkan aksinya pada siang, hari saat rumah korban dalam kondisi kosong,” katanya, Sabtu (28/12/2019).
Mereka melancarkan aksi secara berkelompok, empat orang dengan pembagian tugas dua orang masuk rumah dan mengambil barang-barang yang mudah diambil, dan dua orang lainnya berjaga di luar. Setiap sekali pencurian, mereka hanya memerlukan waktu 10 menit.
Kepada polisi kelompok ini menceritakan awalnya mereka mengamati rumah yang akan menjadi sasaran, saat melihat pemilik rumah keluar semua dan rumah kosong, mereka langsung melancarkan aksinya. Mereka membobol rumah dengan mencongkel pintu memakai linggis.
Beberapa barang yang dicuri dari dua TKP ini di antaranya satu motor Yamaha B65-R warna biru 2017 atas nama Nadia Sarasati Nailufar, satu laptop Acer, empat BPKB, dua sertifikat tanah, perhiasan berupa emas dan Mutiara. Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya dua linggis, dua gelang emas dan motor Yamaha B65-R.
Selain dua TKP ini, masih ada lima TKP lain yang menjadi korban jaringan pencuri ini dan masih diselidiki polisi. Atas tindakannya, para pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Untuk kemananan bersama, ia meminta seluruh masyarakat untuk membantu menjaga keamanan secara swadaya. “Selalu waspada, jika ada yang mencurigakan langsung lapor polisi terdekat. Karena meski jaringan ini sudah kami amankan, tidak menutup kemungkinan ada jaringan lain,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Data JBA Indonesia: 5 motor bekas terlaris 2026 didominasi Honda BeAT, Scoopy, Vario, dan Yamaha NMAX. Cek spesifikasi & harga pasaran terbaru di sini.
Realme hengkang dari China! Pabrikan smartphone ini fokus ekspansi global dan ganti Realme UI dengan ColorOS. Simak alasan dan dampaknya bagi pengguna setia.
Persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 belum berakhir. Kylian Mbappe masih berpeluang menyalip Lionel Messi lewat laga perebutan tempat ketiga Prancis vs Inggr
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengancam sanksi hingga pidana bagi pelaku usaha yang merugikan peternak ayam dan telur. Pengawasan distribusi diperket
Wasit Slovenia Slavko Vincic ditunjuk FIFA pimpin final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina. Laga di New Jersey, Senin dini hari. Simak profilnya di sini.