Kelok 23 Dibuka September, Ada 3 Gardu Pandang di JJLS
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Pemerintah Pusat terkait dengan jadwal pelaksanaan tes.
Kepala Bidang Formasi Pengembangan Data Pegawai BKPP Gunungkidul, Reny Linawati, mengatakan jajarannya masih menunggu informasi terkait dengan waktu tes CPNS yang pendaftarannya dibuka di 2019. Menurut dia, kepastian tanggal belum ada karena baru sebatas kabar bahwa tes dilaksanakan akhir Januari atau Februari 2020. “Kami masih menunggu tanggal pastinya dan hingga sekarang belum ada informasi resmi,” katanya kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).
Dia berharap kepada peserta yang lolos seleksi administrasi untuk bersabar. Reny menjelaskan seleksi CPNS sama seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya. Untuk dapat diterima, para peserta harus melalui dua kali tes, yakni seleksi kemampuan dasar dan seleksi kemampuan bidang. “Tes kemampuan dasar dulu yang dilaksanakan. Apabila lolos maka peserta wajib mengikuti seleksi kemampuan bidang sesuai dengan formasi yang dipilih,” katanya.
Saat pendaftaran CPNS ada 3.250 pendaftar. Meski demikian, tidak semua pelamar menyerahkan berkas karena dari jumlah itu yang melengkapi hanya 2.904 pendaftar. “Setelah kami teliti terhadp berkas yang dikirimkan ada 2.688 pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak ikut tes kemampuan dasar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Kejati Jateng mencatat penyelamatan keuangan negara Rp36,8 miliar dari perkara korupsi dan TPPU sepanjang Januari-Agustus 2026.
UGM mempertimbangkan langkah hukum untuk mengadvokasi lima mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan saat demo di Sudirman.
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.
BPBD Kota Jogja mengingatkan warga memahami tingkatan sirine EWS agar tahu kapan harus waspada, bersiap, hingga melakukan evakuasi.