Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-Jumlah perkara pidana anak yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jogja terus mengalami penurunan sejak 2017 lalu. Ironisnya, akhir-akhir ini kasus kekerasan yang melibatkan remaja kian marak dan telah meresahkan masyarakat.
Kepala PN Jogja, Budi Prasetyo, menuturkan selama 2019, perkara pidana anak sebanyak 14 perkara, dengan rincian kekerasan delapan perkara, pencurian empat perkara dan narkotika dua perkara. "Menurun dari tahun sebelumnya, yang totalnya 23 perkara," ujarnya dalam Laporan Kegiatan 2019 PN Jogja, Rabu (22/1/2020).
Pada 2018, pidana anak seju lah 23 perkara dengan rincian kekerasan 15 perkara, pencurian enam perkara, narkotika satu perkara dan lalu lintas satu perkara. Sedangkan pada 2017 pidana anak sebanyak 25 perkara, dengan rincian kekerasan 13 perkara, pencurian 10 perkara dan narkotika dua perkara.
Adapun pidana anak yang diselesaikan secara diversi pada 2017 sebanyak enam perkata, 2018 sebanyak 14 perkara dan 2019 sebanyak 13 perkara. "Tidak semua pidana anak berakhir diversi, ini yang sering jadi salah persepsi. Saya tegaskan pidana anak bisa diproses hukum," ujarnya.
Meski secara statistik menunjukkan penurunan, ia mengakui tren kekerasan yang melibatkan remaja atau klithih belakangan semakin meresahkan masyarakat. "Maka perlu ada kajian mendalam soal ini, apakah persoalannya ada diproses hukum yang tidak membuat jera atau faktor sosiologis," katanya.
Terkait penanganan kasus yang melibatkan anak, ia mengungkapkqn pihaknya telah melakukan sejumlah inovasi untuk menciptakan peradilan ramah anak dan difabel. Hal ini diwujudkan dalam beberapa hal seperti pojok baca, ruang pemeriksaan kesehatan, ruang laktasi dan co working space yang bisa diakses siapa saja.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, berharap PN Jogja terus meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat, khususnya terkait data. "Agar lebih mudah terhubung dengan instansi di Kota Jogja. Bisa bertukar data antar instansi sehingga masyarakat bisa memperoleh banyak informasi dengan mudah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.