Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, JOGJA--Kejahatan jalanan alias klithih yang menyasar driver ojek online menimbulkan kekhawatiran para pengemudi transportasi daring itu.
Komunitas Antar-Ojek Online (Ojol) Yogyakarta mendesak aparat berwenang untuk menindak tegas pelaku kejahatan jalanan atau klitih. Desakan ini dilakukan karena sudah banyak pengemudi ojol menjadi sasaran aksi kekerasan saat bekerja malam hari.
"Dalam kurun waktu satu pekan ini sudah ada tiga kejadian kekerasan jalanan yang menimpa driver ojek online," kata Ketua Komunitas Antar-Ojek Online Yogyakarta Adi Setyawan di Yogyakarta, Senin (3/2/2020).
Menurut dia, kejadian terbaru menimpa driver ojek online di Kabupaten Kulonprogo yang menyebakan korban terluka parah akibat sabetan pedang pada Sabtu malam (1/2/2020).
"Kejadian di Kulonprogo, korban sampai disabet pedang," katanya.
Dia mengatakan, adanya fenomena kejahatan jalanan atau klithih dikhawatirkan akan timbul lebih banyak korban. Jika pelakunya tidak segera ditangkap.
"Kami minta agar jajaran kepolisian lebih serius dalam penanganan klithih di Yogyakarta. Kami ini kan tidak tahu apa-apa, tiba-tiba jadi korban," ujarnya.
Sebelumnya aksi kejahatan jalanan juga terjadi di wilayah Kabupaten Sleman, yang menimpa seorang driver ojek online di Jalan Kabupaten, Dusun Bragasan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping.
Salah satu driver ojek online Andika (30) warga Kabupaten Bantul mengatakan banyaknya aksi kejahatan jalanan ini menjadi ancaman serius bagi sejumlah driver ojol yang sering mengambil orderan hingga malam hari.
"Ini menjadi ancaman bagi keselamatan kami, kami ini kan tidak tahu apa-apa, namun tahu-tahu kena imbasnya. Kalau takut ya jelas, karena kerja juga buat keluarga, dan keluarga menanti di rumah dengan harapan selamat," katanya.
Menurut dia, dirinya yang biasa mulai berangkat bekerja sebagai driver online pukul 09.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB mengaku sering mengambil orderan hingga malam karena sepi.
"Jumlah driver yang saat ini sudah banyak dan menjamur, sehingga mau tak mau harus \'ngalong\' agar mencapai tutup poin," ucapnya.
Untuk memastikan kondisi pengemudi ojek aman, dia dan rekan lainnya yang tergabung dalam paguyuban ojol AKJG 5 mengaku selalu berkoordinasi saat mengambil orderan.
"Kalau sudah malam hari, kami selalu koordinasi dengan rekan yang lain. Kami manfaatkan sarana aplikasi live lokasi khususnya saat akan melewati daerah yang dikatakan rawan," kata Andika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.