Pantau Aktivitas TPNPB-OPM, TNI Kerahkan Dua Helikopter di Intan Jaya
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti
Harianjogja.com, JOGJA - Masyarakat Jogja sedang dibuat resah dengan kejahatan jalanan atau klithih yang marak terjadi belakangan ini. Bahkan aksi yang banyak melibatkan anak di bawah umut ini menjadi topik yang banyak dibicarakan netizen di dunia maya. Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti pun tak luput dari topik bahasan yang sedang panas itu.
Ia mengungkap klitih di zaman dahulu sangat berbeda dengan yang terjadi sekarang. "Klithih itu [artinya] bermain. [Kejahatan jalanan yang terjadi di Jogja] itu [kejahatan jalanan] sudah bukan klithih lagi," kata Haryadi saat berbincang dengan Detikcom, Rabu (5/2/2020).
Menurut Haryadi, arti klithih adalah nongkrong atau bermain bersama teman. Bermain dalam artian yang positif dan tidak melakukan aksi kejahatan. "Klithih dalam bahasa asalnya nongkrong, jalan cari teman. Dulu ada klithih, karena dulu belum ada ponsel, mencari teman, jalan, klithih. Tapi yang sekarang berbeda. Jadi tindak kejahatan tapi juga disebut klithih, padahal bukan [seperti arti klithih zaman dulu]," ujar Haryadi.
Haryadi meminta kejahatan jalanan yang menjadi fenomena sosial di tengah masyarakat saat ini mengubah arti klithih menjadi negatif. "Ini yang jelas bahwa saya perlu luruskan, ini adalah kejahatan jalanan yang jadi fenomena sosial di tengah masyarakat,"tuturnya.
Jika berbicara klithih, perhatian tertuju pada DIY. Bahkan tagar #DIYdaruratklitih juga sempat masuk daftar trending topik di Twitter beberapa hari yang lalu. Bukan tanpa alasan, karena belakangan ini kasus klithih kembali marak terjadi di sejumlah tempat di DIY.
"Kami juga prihatin munculnya aksi klithih di Jogja dan ramai juga dibahas di media sosial," kata Haryadi.
Haryadi menyebut Pemkot Jogja tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen turun tangan menangani dan menanggulangi aksi ini. Ia mengungkapkan telah berkoordinasi secara internal dari tingkat pemerintah kota hingga kelurahan serta berkomunikasi dengan kepolisian dan TNI. "Akan kami tindak lanjuti. Ini komitmen kami kepada warga masyarakat. Kami koordinasi dengan Polri dan TNI juga, untuk membantu ungkap kasus kejahatan jalanan ini. Karena sudah menjadi fenomena sosial di tengah masyarakat DIY," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : detik.com
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Potensi EBT Indonesia mencapai 3.688 GW, tetapi pemanfaatannya masih di bawah 0,5%. DEN mengungkap kendala investasi dan teknologi.
Baliho Matahari di pintu masuk Jogja City Mall terbakar Sabtu dini hari. Kebakaran diduga dipicu percikan api alat las.
Asita DIY menyambut diskon transportasi Nataru 2026/2027 dan berharap stimulus meningkatkan kunjungan serta belanja wisatawan di Jogja.
DPP Kota Jogja menyiapkan hasil produksi 299 kelompok tani untuk memasok kebutuhan Koperasi Kelurahan Merah Putih.
TNI AL menemukan kotak hitam dan ekor helikopter Mi-17V5 yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah.