WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Suasana Pasar Beringharjo, Senin (18/6/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras yang turun di Kota Jogja dan wilayah lain di DIY pada Jumat (14/2/2020) sore mengakibatkan Pasar Beringharjo kebanjiran. Air meluap di los-los pedagang.
Sekuriti Pasar Beringharjo, Supyani, mengatakan air hujan meluap di gang los 7, sisi utara Beringharjo barat.
“Ada luapan air, tapi cuma sebentar, mulai sekitar jam tiga sore, enggak ada satu jam air sudah surut,” ujarnya.
Ia mengatakan air meluap karena posisi Pasar Beringharjo lebih rendah daripada gang di sebelah utara pasar. Akibatnya, saat hujan deras disertai angin kencang, air dari gang di utara pasar meluap dan masuk lewat beberapa gerbang kecil di sisi utara.
Kendati demikian, luapan air tidak sampai menjangkau dagangan para bakul, karena ketinggian air hanya semata kaki. Menurutnya, banjir di Beringharji baru kali ini terjadi.
“Mungkin karena hujannya deras sekali dan angin kencang. Sebelumnya enggak pernah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Beyoncé merilis Morning Dew setelah dua tahun vakum. Lagu tersebut memicu spekulasi soal album Act III yang dinanti penggemar di seluruh dunia.
Warga Bambanglipuro Bantul mengeluhkan air sumur berbusa diduga akibat limbah dapur MBG. Kalurahan Mulyodadi menyiapkan mediasi untuk mencari solusi.
Jadwal MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring lengkap dengan klasemen terbaru. Jorge Martin memimpin, tetapi hanya unggul tujuh poin dari Marco Bezzecchi.
Kimi Antonelli gagal meraih poin di GP Inggris 2026 setelah masalah teknis dan penalti menghancurkan peluangnya merebut kemenangan di Silverstone.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.